faktakalbar

Wagub Kalbar Ungkap Ada Ketidakadilan Pembangunan di Kayong Utara

Penulis: Redaksi Friday, 10 October 2025 📖 1 menit
Wagub Kalbar Ungkap Ada Ketidakadilan Pembangunan di Kayong Utara
Faktakalbar.id, SUKADANA (KKU) -   Wakil Gubernur Kalimantan Barat , Krisantus Kurniawan , menyoroti adanya ketidakadilan dalam pembangunan di Kabupaten Kayong Utara . Hal ini disampaikan setelah mendengar keluhan mengenai kerusakan infrastruktur jalan dan tantangan daerah lainnya saat kunjungan kerja pada Rabu, (08/10/25). Baca Juga:   Wagub Krisantus Buka Pertemuan Perempuan GKE, Tegaskan Peran Sentral dalam Pembangunan Kalbar Kunjungan yang bertujuan untuk mempererat koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten ini disambut hangat oleh Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari , bersama jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat. Setibanya di Kecamatan Sukadana, Wagub disambut dengan upacara adat dan pengalungan syal. Dalam sambutan saat malam ramah tamah, Wakil Bupati Amru Chanwari memaparkan berbagai tantangan, mulai dari kerusakan jalan provinsi, keterbatasan tenaga kerja akibat penghapusan honorer, hingga defisit anggaran daerah akibat pengurangan dana transfer dari pusat. Menanggapi keluhan tersebut, Wagub Krisantus Kurniawan menyampaikan keprihatinan mendalam. Ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk membantu, salah satunya dengan mengevaluasi investasi swasta, khususnya perusahaan sawit, yang dinilai belum berkontribusi optimal bagi daerah. Baca Juga:   Pencarian Korban Tenggelam di Kendawangan Berbuah Hasil, Satu Jasad Ditemukan Sebelumnya, rombongan Wagub juga meninjau lokasi eks Sail Selat Karimata di Pantai Pulau Datok yang akan menjadi arena utama MTQ XXXIV tingkat Provinsi Kalbar. Kegiatan ini dilanjutkan dengan ngopi santai dan diakhiri dengan malam ramah tamah di Hotel Mahkota Kayong bersama jajaran pemerintah, instansi vertikal, BUMN/BUMD, ormas, tokoh masyarakat, dan insan pers. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK