faktakalbar

Wagub Krisantus Ajak IKAL Kalbar Bersinergi Kelola SDA dan Lawan Mafia

Penulis: Redaksi Saturday, 26 July 2025 📖 2 menit
Wagub Krisantus Ajak IKAL Kalbar Bersinergi Kelola SDA dan Lawan Mafia
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan , menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas ( IKAL) Kalbar periode 2025–2030 yang digelar di Pendopo Gubernur Kalbar pada Jumat (25/07/2025). Baca Juga:   Wagub Krisantus Minta Warga Kalbar Jaga Toleransi Dalam sambutannya, Krisantus berharap kepengurusan IKAL yang baru dapat menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) secara berkelanjutan dan bebas dari praktik mafia. " Selamat bertugas, selamat berkarya, berikan sumbangsih pemikiran kepada bangsa dan negara. Saya berharap kepengurusan kali ini mampu menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar, khususnya dalam memberikan masukan konstruktif terkait pengelolaan SDA di daerah. Kita juga ingin bersungguh-sungguh dalam membersihkan praktik mafia SDA yang merugikan rakyat ," tegasnya. Ia menyoroti masih maraknya praktik ilegal dalam pemanfaatan SDA, mulai dari sektor minyak, hasil tambang, hingga hasil bumi lainnya. Krisantus juga menekankan bahwa kekayaan alam Kalbar harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat. " Kalimantan Barat ini bukan sekadar objek eksploitasi kekayaan, tapi subjek penting dalam proses pembangunan nasional. Investor harus punya rasa cinta dan kepedulian terhadap Kalbar, " pungkasnya. Sementara itu, Ketua DPD IKAL Kalbar periode 2025–2030, Brigjen Pol (Purn) Rudi Trenggono , menegaskan bahwa kepengurusan baru akan fokus pada konsolidasi internal serta penguatan nilai-nilai kebangsaan, terutama dalam menghadapi tantangan ideologi global di era digital. Baca Juga:   Merawat Pancasila, Merawat Kalbar: Refleksi Pelantikan DPD IKAL Kalimantan Barat Masa Bakti 2025–2030 " Ini periode kedua IKAL Kalbar. Dulu sempat berjalan, namun belum maksimal. Sekarang, dengan semangat baru, kami ingin membangun kembali nilai-nilai Pancasila yang mulai tergerus, terutama di kalangan generasi muda ," jelasnya. Rudi menilai bahwa perbedaan pola pikir generasi Alpha dan Z menuntut pendekatan baru, termasuk edukasi melalui media sosial, diskusi interaktif, dan kegiatan komunitas. Ia juga menyampaikan bahwa IKAL akan aktif menyusun kajian akademik untuk memberikan masukan kebijakan kepada pemerintah. " Kami bukan pengambil kebijakan, tapi mitra strategis pemerintah. Kami akan memberikan masukan terbaik, khususnya dalam isu ketahanan nasional, keamanan perbatasan, serta persoalan-persoalan regional seperti migrasi dan tenaga kerja ," tambahnya. Rudi berharap IKAL Kalbar dapat menjadi katalisator perubahan dan pusat gagasan strategis untuk menjawab tantangan kepemimpinan dan pembangunan di Kalimantan Barat. "Figur pemimpin di Kalbar banyak, tinggal kita konsolidasikan. Alumni Lemhannas adalah kader-kader pemimpin masa depan ," tutupnya. (fd)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK