faktakalbar

Wako Serahkan Bantuan Darurat bagi Korban Kebakaran Parwasal

Penulis: Redaksi Friday, 27 March 2026 📖 3 menit
Wako Serahkan Bantuan Darurat bagi Korban Kebakaran Parwasal
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau langsung lokasi sekaligus menyerahkan bantuan darurat bagi warga yang terdampak musibah kebakaran enam bangunan rumah di Jalan Parwasal, Kelurahan Siantan Tengah , Kecamatan Pontianak Utara, Kamis (26/3/2026). Baca Juga: Bantu Korban Kebakaran Gang Tamang, Wali Kota Pontianak Janjikan Bedah Rumah Sejumlah bantuan yang diserahkan kepada para korban meliputi kasur, peralatan masak, selimut, makanan siap saji, hingga fasilitas kelengkapan dokumen kependudukan yang hangus terbakar. Terkait peristiwa kebakaran yang terjadi pada Rabu (25/3/2026) malam tersebut, Edi menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari masyarakat dan kepolisian, sebagian besar insiden serupa di Pontianak dipicu oleh masalah kelistrikan. “Umumnya, dari beberapa kejadian yang saya tanyakan, baik langsung ke masyarakat maupun melalui kepolisian, indikasi sementara penyebabnya adalah korsleting listrik,” ujarnya usai menyerahkan bantuan. Pemerintah Kota Pontianak terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah. Warga diminta melibatkan pihak berkompeten, seperti PLN atau instalatir resmi, untuk mengecek kondisi meteran, daya, hingga MCB. Terlebih, kondisi cuaca yang kering serta material bangunan warga yang masih banyak didominasi kayu membuat api sangat mudah menjalar. “Api cepat sekali membesar. Walaupun banyak bantuan dari pemadam kebakaran, termasuk swasta yang jumlahnya lebih dari 45 unit, namun sering kali kalah cepat dengan besarnya api,” jelas Edi. Di sisi lain, peristiwa nahas ini meninggalkan duka mendalam bagi para korban. Baca Juga:   Sekolah Daring Dibatalkan, Kadisdikbud Pontianak: Siswa Sulit Bertanya Jawab Jika Tidak Tatap Muka Salah satunya adalah Wakil (44), seorang pemilik bengkel motor yang seluruh tempat usaha sekaligus tempat tinggalnya ludes tak bersisa. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya respons cepat dari pemerintah. “Dengan adanya bantuan ini, mudah-mudahan bisa membantu kami yang sedang tertimpa musibah seperti ini. Kami sangat berharap bantuan dari semua pihak bisa meringankan beban kami,” lirihnya. Ia menjelaskan, saat kejadian api tiba-tiba membesar dari arah samping bengkelnya. Kondisi yang panik membuat evakuasi barang berharga sulit dilakukan. “Kejadian api itu kami juga tidak tahu penyebabnya dari mana. Tiba-tiba saja sudah ada api, dan semua langsung panik. Saat kejadian, kebanyakan orang berada di luar, meskipun ada juga yang masih di dalam. Posisi api berada di samping bengkel kami,” tuturnya. Nahasnya, bengkel yang baru ia rintis tersebut masih berstatus sewa. Akibat amukan si jago merah, seluruh peralatan kerja beserta kendaraan pelanggan hangus terbakar. Wakil memperkirakan kerugian materi yang dialaminya mencapai ratusan juta rupiah. “Bengkel ini sebenarnya masih sewa. Baru sekitar enam bulan saya mulai usaha di sini, tapi sudah terkena musibah kebakaran. Di bengkel ini, alat-alat kerja habis terbakar, termasuk motor-motor milik pelanggan. Ada sekitar empat unit motor yang sedang diservis, sebagian sudah selesai, tapi belum sempat diambil oleh pemiliknya,” kata Wakil. “Saat kejadian, saya sempat menyelamatkan satu unit motor. Setelah itu sudah tidak bisa lagi, karena api semakin besar. Jadi yang bisa diselamatkan hanya satu motor saja. Untuk kerugian diperkirakan bisa mencapai lebih dari Rp100 juta, bahkan mungkin sampai Rp200 juta. Saat ini saya sementara tinggal bersama keluarga di sekitar sini, karena bengkel ini juga sekaligus tempat tinggal,” ucapnya menambahkan. Meski terpukul kehilangan satu-satunya sumber mata pencaharian, Wakil bersyukur tidak ada korban jiwa dari pihak keluarganya. “Untuk kondisi keluarga, alhamdulillah semuanya dalam keadaan aman. Perasaan saya tentu sangat terpukul. Usaha yang baru dirintis harus habis begitu saja. Ini satu-satunya mata pencaharian saya. Saya berharap ada perhatian dari pemerintah untuk membantu kami bangkit kembali. Saat ini saya hanya bekerja serabutan,” pungkasnya. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK