faktakalbar

Wali Kota Pontianak Dukung Penuh Usulan Proyek Strategis di Kalbar Tahun 2027

Penulis: Redaksi Wednesday, 22 April 2026 📖 2 menit
Wali Kota Pontianak Dukung Penuh Usulan Proyek Strategis di Kalbar Tahun 2027
Faktakalbar.id, PONTIANAK — Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut positif komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terkait usulan sejumlah proyek strategis di Kalbar pada tahun 2027. Dukungan yang mencakup pembangunan Jembatan Kapuas III, Pontianak Outer Ring Road , hingga usulan jalan tol Bandara Supadio menuju Pelabuhan Kijing ini disampaikan usai pembukaan Musrenbang Provinsi Kalbar di Aula Garuda Kompleks Kantor Gubernur, Selasa (21/4/2026). Baca Juga:  Krisantus Kurniawan Desak Pelabuhan Kijing Segera Dioperasikan: Kalbar Sudah Rugi Puluhan Tahun! Edi menilai rencana pembangunan infrastruktur makro tersebut sangat krusial bagi masa depan tata ruang Kota Pontianak dan kawasan sekitarnya. “Tadi dipaparkan Bapak Gubernur Kalbar ada beberapa program 2027 yang menjadi prioritas. Mudah-mudahan bisa terealisasi, karena ini yang kita tunggu-tunggu,” ujarnya kepada awak media. Menurut Edi, realisasi berbagai proyek strategis di Kalbar tersebut dipastikan akan memberikan dampak besar terhadap kelancaran sistem transportasi regional. Jika deretan infrastruktur ini terwujud secara fisik, beban lalu lintas angkutan berat dan tingkat kemacetan di dalam wilayah Kota Pontianak akan berkurang secara signifikan. “Selain itu, konektivitas antarwilayah juga akan semakin lancar sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi,” tuturnya. Salah satu target utama dari pembangunan infrastruktur ini adalah mengoptimalkan operasional Pelabuhan Kijing. Edi meyakini keberadaan pelabuhan tersebut lambat laun dapat menekan arus kendaraan angkutan barang yang selama ini membebani jalanan kota. Untuk mempercepat proses tersebut, ia menyoroti pentingnya sinkronisasi penetapan tata ruang provinsi serta percepatan pembebasan lahan dari hulu ke hilir. “Kalau lahannya sudah bebas, biasanya pembangunan fisiknya lebih mudah,” jelasnya. Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dalam arahannya memaparkan bahwa Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalbar 2027 telah mengakomodasi ribuan aspirasi. Hal ini meliputi 4.210 usulan pokok-pokok pikiran DPRD, 698 usulan Musrenbang tingkat kabupaten/kota, serta 22 usulan dukungan pemerintah pusat untuk pembangunan berskala makro. "Seluruh usulan harus ditelaah secara cermat, diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, serta dipilih berdasarkan tingkat urgensi, daya ungkit, dan kesesuaiannya dengan sasaran kinerja tahun 2027," kata Ria Norsan. Ria Norsan merincikan bahwa Pemprov Kalbar akan meneruskan sejumlah usulan kepada pemerintah pusat. Selain Jembatan Kapuas III dan tol Supadio-Kijing, pemerintah daerah juga mengajukan penyelesaian jalan paralel perbatasan Nanga Era–batas Kalimantan Timur, jalan poros tengah Kalimantan, serta pengembangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Temajuk dan Sei Kelik. Baca Juga:  Urai Hambatan Logistik, Gubernur Ria Norsan Prioritaskan Akses Tol Menuju Pelabuhan Kijing Proyek lainnya mencakup peningkatan Bandara Kota Singkawang, pembangunan Bandara Kayong Utara, jalan lingkar barat dan utara Kota Singkawang, pengembangan SPAM Regional Singkawang–Sambas, serta peningkatan sejumlah jalan dan jembatan strategis lintas kabupaten. "Dukungan pusat terhadap proyek-proyek tersebut sangat penting, karena tidak hanya akan memperkuat konektivitas dan pelayanan dasar, tetapi juga menjadi pengungkit utama bagi pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan penguatan daya saing wilayah Kalimantan Barat," katanya menutup pemaparan. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK