faktakalbar

Atasi Antrean BBM, Wali Kota Pontianak Instruksikan SPBU Beroperasi 24 Jam

Penulis: Redaksi Saturday, 21 March 2026 📖 1 menit
Atasi Antrean BBM, Wali Kota Pontianak Instruksikan SPBU Beroperasi 24 Jam
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menginstruksikan seluruh SPBU di Kota Pontianak untuk beroperasi selama 24 jam guna mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi belakangan ini, Jumat (20/03/2026). Baca Juga:  Meluas Hingga Pontianak, Legislator PPP Desak Pemerintah dan Pertamina Segera Urai Antrean BBM Langkah tegas ini diambil setelah menggelar rapat koordinasi bersama Pertamina, pengusaha SPBU, serta unsur Forkopimda di Kantor Pertamina. Selain penambahan jam operasional, Pemerintah Kota Pontianak meminta Pertamina mempercepat pola distribusi dengan melakukan pengisian ulang sebelum stok di tangki pendam SPBU benar-benar kosong. "Kita minta Pertamina mengatur distribusi dengan lebih baik, sehingga pengisian dilakukan sebelum stok di SPBU kosong,” tegas Edi Rusdi Kamtono usai rapat tersebut. Edi menjelaskan bahwa hasil evaluasi menunjukkan antrean panjang dipicu oleh kendala teknis pada alur bongkar muat dan tingginya permintaan masyarakat, bukan karena kelangkaan pasokan. Guna memperlancar distribusi, Pemkot telah mengizinkan mobil tangki Pertamina melintasi Jembatan Kapuas I dengan pengawalan petugas. “BBM ini ada. Permasalahan yang terjadi lebih kepada teknis di lapangan seperti distribusi,” jelasnya. Selain pengaturan distribusi, pengawasan ketat juga dilakukan untuk mencegah praktik penimbunan atau penjualan ilegal dengan harga tinggi. Baca Juga:   Antrean BBM Mengular di Pontianak, BEM SEKA Kalbar Desak Pemerintah Bertindak Nyata Pihak kepolisian dan TNI disiagakan di setiap stasiun pengisian untuk memastikan ketertiban. Edi menambahkan, oknum yang kedapatan menimbun saat ini sedang dalam penyelidikan pihak Polresta. Sementara itu, Eksekutif General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, menyatakan komitmennya untuk memaksimalkan penyaluran dari Terminal BBM Pontianak. Pihaknya juga melakukan optimalisasi operasional dengan menambah jumlah operator di SPBU. “Penyaluran sudah kami lakukan semaksimal mungkin sesuai kebutuhan. Kami juga memastikan stok di terminal tetap tersedia agar distribusi ke SPBU berjalan lancar,” ungkap Isfahani. Ia mengakui dukungan pengawalan dari pemerintah dan aparat sangat membantu percepatan armada tangki mencapai titik penyaluran. Pertamina menjamin stabilitas pasokan akan terus terjaga agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan nyaman tanpa harus mengantre panjang dalam beberapa hari ke depan. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK