Wali Kota Sebut AI dan Industri Kreatif Jadi Penopang Ekonomi Masa Depan di Pontianak
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Wali
Kota Pontianak
Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan dan industri kreatif di
Pontianak
akan menjadi penopang utama bagi ekonomi masa depan.
Penegasan strategis tersebut disampaikan Edi secara langsung saat membuka agenda resmi Workshop Pengembangan Talenta Industri Kreatif, Kurasi Mentor, dan AI.
Baca Juga:
Adaptasi Tren AI, Workshop AMSI dan Meta Latih Pelaku Media Tingkatkan Jurnalisme Berkualitas
Kegiatan edukasi teknologi digital tersebut diselenggarakan secara meriah di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat pada Selasa, (12/5/2026).
Edi menilai perkembangan teknologi digital di era modern saat ini bergerak dengan sangat cepat dan membawa dampak perubahan yang luar biasa besar.
Dampak perubahan tersebut tidak hanya menyangkut kecanggihan perangkat keras teknologi melainkan juga telah merambah ke berbagai macam aspek kehidupan bermasyarakat.
Transformasi digital saat ini terbukti telah mampu mengubah cara berpikir, metode bekerja, gaya berkomunikasi, hingga cara masyarakat merancang masa depan.
"Dunia bergerak begitu cepat," ujarnya saat memberikan sambutan resmi pembukaan acara di hadapan para peserta workshop.
"Inovasi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting dalam menentukan daya saing suatu daerah," lanjut Edi membacakan pidatonya.
Menurut wali kota, kecerdasan buatan atau
artificial intelligence
saat ini tidak lagi sekadar dipandang sebagai teknologi masa depan yang jauh dari jangkauan.
Teknologi cerdas tersebut dinilai sudah menjelma menjadi bagian mutlak dari rutinitas harian pada sektor pendidikan, bisnis, dan ekosistem ekonomi digital.
Baca Juga:
Mengapa Berita Buatan AI Terasa “Hambar”? Ini 5 Alasan Kenapa Tulisan Mesin Tak Bisa Gantikan Manusia
Kondisi tersebut dipastikan akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan industri kreatif di Pontianak yang mayoritas digeluti oleh kelompok usia produktif.
"AI tidak lagi menjadi bayangan masa depan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari," katanya memaparkan fakta di lapangan.
"Karena itu, kita harus mampu beradaptasi agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi pelaku," sambung Edi memberikan motivasi.
Pemerintah kota terus menegaskan bahwa program penguatan kapasitas sumber daya manusia saat ini menjadi sebuah fokus kebijakan yang sangat strategis.
Fokus pemerintah daerah tidak hanya sekadar mementingkan pembangunan infrastruktur fisik melainkan juga aktif mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul.
Sumber daya manusia lokal diharapkan mampu memadukan sikap inovatif dan adaptif untuk memanfaatkan setiap kemajuan teknologi tersebut secara lebih bijak.
Edi memandang pelaksanaan workshop ini memiliki nilai yang sangat krusial karena turut memfasilitasi ruang kolaborasi baru bagi generasi muda dan pelaku usaha.
"Kemampuan memanfaatkan AI secara cerdas dan bertanggung jawab akan menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan global," jelasnya kepada audiens.
Pemanfaatan perangkat lunak kecerdasan buatan diklaim dapat membantu penyelesaian berbagai macam beban pekerjaan menjadi jauh lebih cepat dan sangat efisien.
Kemudahan teknis tersebut mencakup proses pembuatan desain grafis, perancangan konten kreatif, efisiensi aktivitas pemasaran, hingga riset pengembangan produk baru.
Penggunaan teknologi mutakhir ini pada akhirnya harus diarahkan agar mampu memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan bagi para pelaku industri.
Edi turut menyebutkan bahwa potensi industri kreatif di Pontianak sangatlah besar untuk terus dikembangkan bersama dengan para talenta muda lokal.
Banyak generasi muda di kota khatulistiwa ini yang dinilai memiliki tingkat kecerdasan dan kreativitas tinggi disertai semangat pantang menyerah.
Tingkat pertumbuhan berbagai entitas komunitas kreatif di daerah ini juga terus menunjukkan tren positif dalam melahirkan berbagai gagasan segar.
"Kota Pontianak memiliki potensi besar," ungkapnya bangga melihat antusiasme para peserta pelatihan.
"Kita punya generasi muda yang cerdas, kreatif, dan penuh semangat," tambah Edi.
"Kita juga punya komunitas kreatif yang aktif dan terus berkembang," tegasnya memuji ekosistem kreatif lokal.
Wali kota secara khusus menitipkan harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti serangkaian agenda workshop ini dengan serius hingga kegiatan selesai.
"Semoga workshop ini memberi manfaat dan menjadi pendorong ekonomi kreatif di Kota Pontianak," pungkasnya menutup sambutan.
(*Red)
Tag:
#kecerdasan buatan
#Pemkot Pontianak
#Edi Rusdi Kamtono
#ekonomi digital
#Industri Kreatif Di Pontianak
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.