faktakalbar

Warga Desa Sentebang Meninggal Dunia Usai Tersambar Petir Saat Panen Padi

Penulis: Redaksi Monday, 02 February 2026 📖 2 menit
Warga Desa Sentebang Meninggal Dunia Usai Tersambar Petir Saat Panen Padi
Faktakalbar.id, SAMBAS – Nasib nahas menimpa seorang perempuan berinisial WDM (22), warga Desa Sentebang, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas . Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersambar petir saat panen padi di sawah pada Sabtu pagi (31/1/2026). Baca Juga: Tewas Tersambar Petir, Seorang Ibu Rumah Tangga di Kubu Raya Alami Luka di Kepala Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Sentebang Timur. Pihak kepolisian melalui Kasubsipenmas Polres Sambas, IPDA Arif Ali Usman Siregar, membenarkan adanya insiden warga yang tersambar petir saat panen tersebut saat dikonfirmasi oleh awak media. Kronologi Kejadian Berdasarkan keterangan IPDA Arif, peristiwa bermula sekitar pukul 05.40 WIB. Saat itu, korban berangkat ke ladang bersama ibunya untuk melakukan aktivitas memanen padi. Setibanya di lokasi, mereka bekerja seperti biasa di tengah kondisi cuaca yang mendung. Sekitar pukul 06.20 WIB, korban sedang merontokkan padi secara manual. Tanpa diduga, kondisi cuaca yang kurang bersahabat membawa petaka. “Tiba-tiba petir menyambar korban,” ujar IPDA Arif. Ibu korban yang berada di lokasi yang sama sempat memanggil anaknya karena tidak melihat keberadaan WDM. Setelah dipanggil namun tidak ada respons, saksi mendekati posisi korban dan menemukannya sudah tergeletak di tanah. Upaya Evakuasi dan Medis Saksi yang panik segera meminta bantuan kepada warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi menggunakan mobil pickup menuju Puskesmas Sentebang untuk mendapatkan pertolongan pertama. Setelah pemeriksaan awal, tim medis dan keluarga memutuskan untuk merujuk korban ke RSUD Pemangkat menggunakan ambulans Puskesmas guna penanganan yang lebih intensif. Pihak kepolisian dari Polsek Jawai sendiri baru menerima informasi mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 11.30 WIB melalui unggahan yang beredar di media sosial. Baca Juga: Petani di Desa Kuala Dua Tewas Disambar Petir Saat Pulang dari Sawah Petugas kemudian bergerak cepat melakukan konfirmasi kepada abang kandung korban. Meski sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong. “Korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD Pemangkat pada Minggu, 1 Februari 2026, setelah sempat menjalani perawatan medis,” tambah IPDA Arif. Menutup keterangannya, pihak Polres Sambas menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah ini dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK