faktakalbar

Warga Jakarta Ditemukan Meninggal di Sekretariat Yayasan Sungai Pinyuh, Riwayat Medis Jadi Penyebab

Penulis: Redaksi Friday, 12 December 2025 📖 1 menit
Warga Jakarta Ditemukan Meninggal di Sekretariat Yayasan Sungai Pinyuh, Riwayat Medis Jadi Penyebab
Faktakalbar.id, MEMPAWAH – Suasana di lingkungan Sekretariat Yayasan Tri Dharma Bhakti, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, mendadak ramai pada Selasa (9/12/2025) sore. Seorang pria berinisial WID (44), yang diketahui merupakan warga perantauan asal Pademangan, Jakarta Utara, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kamarnya yang terletak di lantai dua gedung tersebut. Penemuan jasad WID bermula dari kecurigaan rekan korban berinisial HER sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, saksi mencoba membangunkan korban namun tidak mendapatkan respons. Merasa ada yang janggal, saksi kemudian berinisiatif memanjat untuk mengintip melalui jendela kamar. Baca Juga:  Gelar Aksi Jilid III, Mahasiswa dan Pemuda Mempawah Harga Mati Tolak Rumah Dinas Bupati Benar saja, dari balik kaca, WID terlihat sudah terbaring kaku. Saksi bersama rekannya kemudian memutuskan untuk mendobrak pintu kamar guna memastikan kondisi korban. Sayangnya, WID dipastikan sudah mengembuskan napas terakhirnya. Diduga Akibat Komplikasi Stroke Pihak kepolisian dari Polsek Sungai Pinyuh bersama Tim Inafis Polres Mempawah yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik luar, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Dugaan kuat penyebab kematian mengarah pada faktor kesehatan. Hal ini dikonfirmasi oleh pihak keluarga korban. Sepupu korban, FR, menjelaskan bahwa WID memang memiliki riwayat penyakit stroke yang sudah diderita cukup lama dan rutin mengonsumsi obat-obatan. "Kami mengetahui dia sudah lama mengonsumsi obat stroke, jadi kami yakin kematiannya karena sakit," ungkap FR. Atas dasar riwayat medis tersebut, pihak keluarga menyatakan ikhlas dan menolak prosedur autopsi . Jenazah WID kemudian diserahkan kepada Yayasan Song Ngie Sia Sungai Pinyuh untuk proses pemulasaraan. Semasa hidupnya, WID dikenal sebagai sosok yang ringan tangan. Meski berstatus menumpang tinggal di sekretariat yayasan, ia aktif membantu berbagai kegiatan sosial di tempat tersebut, sehingga kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi para pengurus yayasan. Baca Juga:  Mempawah ‘Lumpuh’ Dihajar Rob Terparah: Jalan Peniti Macet 1 KM, Ribuan Rumah Terendam (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK