Waspada, 5 Jenis Buah Ini Ternyata Bisa Mempercepat Penuaan Dini
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Kita sering mendengar anjuran untuk makan banyak buah demi kesehatan kulit dan tubuh.
Namun, fakta mengejutkan menunjukkan bahwa tidak semua buah bersahabat dengan kecantikan kulit Anda dalam jangka panjang.
Beberapa jenis buah memiliki kadar gula (fruktosa) yang sangat tinggi yang dapat memicu proses
glikasi
.
Glikasi adalah kondisi di mana molekul gula berlebih dalam darah menempel pada serat kolagen dan merusaknya, membuat kulit kehilangan elastisitas dan memunculkan keriput lebih cepat.
Baca Juga:
5 Buah Terbaik untuk Pemulihan Hepatitis: Sahabat Baru Hati Anda
Agar usaha perawatan wajah Anda tidak sia-sia, berikut adalah 5 jenis buah dan olahannya yang sebaiknya dibatasi atau dihindari jika Anda ingin tetap awet muda.
1. Buah Kering (
Dried Fruits
)
Meskipun sering dianggap camilan sehat, buah kering seperti kismis, kurma manis, atau aprikot kering adalah "bom" gula yang tersembunyi.
Saat buah dikeringkan, kandungan airnya hilang sehingga konsentrasi gulanya menjadi jauh lebih padat dibandingkan buah segar.
Selain itu, banyak buah kering di pasaran yang diawetkan menggunakan sulfit, zat kimia yang diketahui dapat meningkatkan radikal bebas di dalam tubuh dan menghambat regenerasi kolagen, sehingga garis halus lebih mudah muncul.
2. Buah Kalengan dalam Sirup
Buah kalengan adalah musuh utama bagi Anda yang mendambakan kulit kencang.
Buah ini tidak hanya kehilangan sebagian besar nutrisi dan vitamin aslinya selama proses pengawetan, tetapi juga direndam dalam cairan sirup yang mengandung gula tambahan sangat tinggi.
Lonjakan gula darah yang drastis setelah mengonsumsi buah kaleng akan memicu peradangan pada sel-sel kulit, membuat wajah terlihat sembab, kusam, dan mempercepat timbulnya jerawat serta tanda penuaan.
3. Mangga Harum Manis yang Terlalu Matang
Mangga memang kaya akan vitamin A, namun mangga yang sangat matang (seperti jenis harum manis) memiliki kandungan fruktosa yang sangat tinggi.
Fruktosa adalah jenis gula yang paling cepat memecah kolagen dibandingkan jenis glukosa lainnya.
Jika dikonsumsi berlebihan, fruktosa ini akan langsung menyerang jaringan ikat di bawah kulit, menyebabkan kulit menjadi kendur (sagging) lebih cepat dari waktu alaminya.
Sebaiknya konsumsi mangga dalam porsi sedang dan pilih yang tingkat kematangannya pas, tidak terlalu lembek atau manis.
4. Anggur
Anggur sering menjadi pilihan pencuci mulut, namun buah kecil ini memiliki
indeks
glikemik yang cukup tinggi.
Kandungan gula yang tinggi dalam anggur dapat memicu reaksi insulin dalam tubuh yang berujung pada proses glikasi lanjutan (AGEs).
AGEs inilah yang membuat serat-serat kulit menjadi kaku dan rapuh.
Selain itu, kulit anggur sisa pestisida (jika tidak dicuci bersih atau bukan organik) juga menyumbang racun yang memaksa hati bekerja keras, yang secara tidak langsung berdampak pada kesegaran kulit wajah.
5. Manisan Buah
Segala bentuk manisan buah, baik itu manisan basah maupun kering (seperti manisan mangga, pala, atau ceri), adalah penyumbang terbesar kerusakan kulit.
Proses pembuatan manisan melibatkan perendaman buah dalam larutan gula pekat dan seringkali ditambah pewarna buatan.
Mengonsumsi manisan sama saja dengan menyuntikkan gula langsung ke aliran darah yang akan merusak protein yang menjaga kekenyalan kulit, membuat wajah tampak lebih tua dan lelah seketika.
Bukan berarti Anda harus berhenti makan buah sama sekali, melainkan lebih selektif dalam memilih jenis dan cara pengolahannya.
Untuk menjaga kulit tetap awet muda, utamakan buah-buahan dengan kadar gula rendah dan kaya antioksidan seperti beri-berian (strawberry, blueberry), alpukat, atau apel hijau, dan hindari buah yang telah melalui proses pengawetan dengan gula tambahan.
Baca Juga:
Bukan Cuma Rujak Buah! Kenali 7 Jenis Rujak Nusantara Unik yang Bikin Ngiler
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.