faktakalbar

Waspada Aplikasi TV Palsu, Kuras Saldo HP Android

Penulis: Redaksi Thursday, 26 February 2026 📖 2 menit
Waspada Aplikasi TV Palsu, Kuras Saldo HP Android
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Pengguna smartphone Android kini menghadapi ancaman malwar e baru bernama Massiv. Perangkat lunak jahat ini menyebar luas dengan menyamar sebagai aplikasi streaming jenis IPTV atau Internet Protocol Television . IPTV menayangkan siaran langsung televisi atau video on demand menggunakan jaringan internet. Pengguna perlu meningkatkan kewaspadaan saat mengakses layanan tersebut karena banyak pihak tidak bertanggung jawab mengedarkan aplikasi IPTV ilegal di luar platform resmi. Baca Juga:  Kenali Modus Pembobolan Rekening Lewat Jaringan WiFi Publik Ancaman Pencurian Data Perbankan Perusahaan keamanan siber ThreatFabric menemukan skala serangan malware ini menyasar banyak perangkat pengguna. Aplikasi IPTV palsu ini mengelabui pengguna dengan tampilan yang seolah tidak berbahaya saat proses unduhan. Namun setelah pengguna memasang aplikasi tersebut, sistem secara diam-diam membaca input layar untuk mencuri kata sandi serta informasi perbankan. Malware Massiv memanfaatkan teknik overlay layar dan keylogging guna memperoleh data sensitif pengguna. Peneliti juga menemukan bahwa Massiv mampu melewati sistem perlindungan bawaan aplikasi perbankan yang biasanya mencegah pengambilan tangkapan layar. Kemampuan ini membuat malware tersebut masuk dalam kategori ancaman siber yang sangat berbahaya. Pelaku bahkan membuat salinan situs IPTV asli sebagai pengecoh agar aplikasi tetap aktif beroperasi mencuri data di latar belakang. Akses Kendali Jarak Jauh Malware Massiv juga memberikan akses kendali jarak jauh secara penuh kepada pelaku kejahatan terhadap perangkat yang terinfeksi. Pelaku bisa mengambil alih perangkat secara utuh tanpa sepengetahuan korban. Dalam beberapa kasus, penjahat siber mencuri identitas korban dan menggunakannya untuk membuka rekening keuangan baru. Pelaku kemudian memanfaatkan rekening tersebut untuk melancarkan praktik pencucian uang. Laporan keamanan menyebutkan bahwa sebagian besar korban sejauh ini berasal dari kawasan Eropa, tetapi potensi penyebaran ke wilayah lain tetap terbuka lebar mengingat sifat aplikasi yang mudah terunduh secara online . Cara Mencegah Infeksi Penggunaan aplikasi IPTV sebagai kedok distribusi malware menunjukkan tren peningkatan dalam delapan bulan terakhir. Untuk menghindari ancaman pembobolan data perbankan, pengguna perlu menerapkan sejumlah langkah keamanan preventif. Pengguna sebaiknya hanya mengunduh aplikasi dari platform resmi seperti Google Play Store. Baca Juga:  Jangan Tergiur Harga Murah! Kenali Apa Itu iPhone Bypass, Risiko Kerusakan, Hingga Ciri-Ciri Perangkat Ilegal Selain itu, pengguna harus mengaktifkan fitur Google Play Protect dan menolak izin akses yang tidak relevan pada aplikasi baru. Pemasangan perangkat lunak antivirus juga memberikan perlindungan tambahan bagi perangkat Android. Pengguna wajib segera memeriksa dan menghapus aplikasi IPTV yang mencurigakan dari perangkat mereka untuk mencegah kerugian finansial. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK