Waspada, Ini 4 Alasan Umum Kenapa Mata Bisa Bintitan
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Mata bintitan, atau dalam istilah medis disebut
hordeolum
, adalah kondisi umum yang bisa sangat mengganggu.
Bintitan ditandai dengan munculnya benjolan merah yang terasa nyeri di tepi kelopak mata, mirip seperti jerawat.
Pada dasarnya, bintitan disebabkan oleh infeksi bakteri, paling sering oleh bakteri
Staphylococcus aureus
.
Bakteri ini menginfeksi kelenjar minyak atau folikel bulu mata di kelopak mata.
Baca Juga:
Rambut Sering Lepek? Ini 5 Tips Ampuh Menjaganya Tetap Bervolume Seharian
Meskipun disebabkan oleh bakteri, ada beberapa kebiasaan atau kondisi yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena infeksi ini.
Berikut adalah 4 alasan umum kenapa mata bisa
bintitan
.
1. Menyentuh Mata dengan Tangan Kotor
Ini adalah penyebab paling umum.
Tangan kita menyentuh berbagai permukaan sepanjang hari dan menjadi sarang kuman.
Mengucek mata, menggaruk, atau sekadar menyentuh area mata dengan tangan yang belum dicuci bersih dapat dengan mudah memindahkan bakteri langsung ke kelopak mata, memicu terjadinya infeksi dan bintitan.
2. Penggunaan Kosmetik yang Tidak Higienis
Kosmetik mata seperti maskara, eyeliner, dan eyeshadow bisa menjadi tempat berkembang biak bakteri jika tidak disimpan dengan benar atau sudah kedaluwarsa.
Berbagi Alat Rias:
Berbagi alat rias mata dengan orang lain adalah cara mudah untuk memindahkan bakteri.
Kosmetik Kedaluwarsa:
Maskara dan eyeliner cair idealnya diganti setiap 3-6 bulan. Menggunakan produk yang sudah lama terbuka meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.
3. Kebersihan Kelopak Mata yang Buruk
Tidak membersihkan riasan mata dengan tuntas sebelum tidur dapat menyebabkan masalah.
Sisa makeup, kotoran, dan minyak dapat menumpuk di tepi kelopak mata, menyumbat kelenjar minyak.
Kelenjar yang tersumbat ini menciptakan lingkungan yang sempurna bagi bakteri untuk tumbuh dan menyebabkan peradangan atau infeksi.
4. Penggunaan Lensa Kontak yang Tidak Tepat
Pemakai lensa kontak harus ekstra hati-hati. Risiko bintitan meningkat jika:
Tidak mencuci tangan sebelum memasang atau melepas lensa.
Menggunakan lensa kontak yang kotor atau tidak dirawat dengan cairan pembersih yang tepat.
Memakai lensa kontak melebihi waktu yang dianjurkan (misalnya, tidur menggunakan lensa kontak).
Secara singkat, kunci utama pencegahan bintitan adalah menjaga kebersihan.
Jika Anda mengalami bintitan yang tidak kunjung sembuh, terasa sangat sakit, atau mengganggu penglihatan, segera konsultasikan dengan dokter.
Baca Juga:
Dilarang Minum Es Saat Demam? Ternyata Mitos, Ini Penjelasan Medisnya
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.