faktakalbar

Waspada! Ini 5 Ciri Orang Pura-Pura Baik

Penulis: Redaksi Sunday, 29 March 2026 📖 2 menit
Waspada! Ini 5 Ciri Orang Pura-Pura Baik
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Berbuat baik kepada sesama memang sebuah keharusan . Namun , dalam interaksi sosial sehari-hari, Anda mungkin pernah bertemu dengan sosok yang tampak sangat ramah, tetapi naluri Anda merasakan ada hal yang janggal atau tidak tulus dari orang tersebut. Kecurigaan Anda bisa jadi bukan tanpa alasan. Terkadang, seseorang menunjukkan kebaikan bukan dari dasar hati, melainkan untuk mencari muka, memanfaatkan orang lain, atau meraih keuntungan pribadi. Berdasarkan analisis ilmu psikologi, berikut adalah lima ciri utama untuk mengenali orang yang hanya berpura-pura baik: Baca Juga: Bongkar Tanda Orang Baik Hati Lewat Psikologi 1. Gestur Tubuh Mengkhianati Ucapan Anda bisa membongkar kepalsuan seseorang dengan membandingkan ucapan dan bahasa tubuhnya. Saat seseorang menawarkan bantuan dengan kalimat manis, namun ia menyilangkan tangan, memaksakan senyum yang kaku, atau rahangnya tampak menegang, itu adalah lampu merah. Pakar komunikasi nonverbal menegaskan bahwa seseorang bisa mengatur kata-kata bualannya, tetapi tubuh tidak bisa berbohong secara konsisten. 2. Sikap yang Gampang Berubah Individu yang baik hatinya palsu sangat sulit menjaga konsistensi. Jurnal ilmiah Frontiers in Psychology menyebutkan bahwa orang yang perilakunya mudah berubah-ubah sering kali menyembunyikan kepribadian aslinya. Mereka mungkin kerap mengingkari janji, omongannya sering mencla-mencle, atau hanya bersikap manis di depan orang-orang tertentu dan di waktu tertentu saja. 3. Terlalu Berlebihan Menawarkan Bantuan Pernahkah Anda merasa kebaikan seseorang terlalu berlebihan atau terkesan dibuat-buat sejak awal pertemuan? Insting manusia umumnya sangat peka mendeteksi kebaikan yang terasa dipaksakan. Orang semacam ini biasanya tidak benar-benar tertarik membangun hubungan emosional dengan Anda. Mereka hanya sibuk merangkai citra baik untuk memuluskan agenda pribadi. 4. Sinis Melihat Kebahagiaan Orang Lain Orang yang memalsukan kebaikannya akan sangat tersiksa ketika melihat orang lain sukses. Saat Anda membagikan kabar bahagia, mereka mungkin akan mengucapkan selamat, namun dengan nada suara yang sumbang atau menyisipkan kalimat meremehkan. Baca Juga:  Jaga Etika Silaturahmi! Inilah 4 Larangan Saat Lebaran yang Wajib Diperhatikan Antusiasme palsu ini sangat berbeda dengan reaksi orang berhati tulus yang kebahagiaannya akan memancar secara natural saat melihat temannya berhasil. 5. Selalu Menghitung Untung Rugi Orang berpura-pura baik selalu menggunakan kacamata bisnis dalam hubungan sosialnya. Mereka memegang prinsip transaksional, di mana setiap bantuan atau perhatian yang mereka berikan wajib mendapatkan imbalan atau balasan yang setimpal. Mereka rela menjadikan hal sederhana tanpa syarat sebagai alat penagih utang budi untuk memeras Anda di kemudian hari. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK