faktakalbar

Waspada! Ini Ciri-Ciri DBD yang Seringkali Muncul Tanpa Disadari

Penulis: Redaksi Tuesday, 07 October 2025 📖 2 menit
Waspada! Ini Ciri-Ciri DBD yang Seringkali Muncul Tanpa Disadari
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Demam Berdarah Dengue (DBD) seringkali diidentikkan dengan demam tinggi mendadak, bintik merah di kulit, dan penurunan trombosit yang drastis. Namun, pada banyak kasus, gejala yang muncul bisa sangat ringan atau tidak khas, sehingga sering diabaikan atau disalahartikan sebagai penyakit lain seperti flu biasa. Padahal, mengenali gejala-gejala terselubung ini sangat penting untuk mencegah kondisi memburuk dan memasuki fase kritis yang berbahaya. Berikut adalah beberapa ciri-ciri DBD yang mungkin muncul tanpa Anda sadari. Baca Juga:  Istirahat Total Bukan Berarti Mati Gaya: 3 Cara Cerdas Atasi Bosan Saat Sakit 1. Nyeri di Bagian Belakang Mata Salah satu gejala khas DBD yang sering terlewatkan adalah rasa nyeri atau pegal di area belakang bola mata. Rasa sakit ini biasanya akan semakin terasa saat mata digerakkan. Banyak orang menganggapnya sebagai efek kelelahan mata akibat terlalu lama menatap layar atau kurang tidur, padahal ini bisa menjadi penanda awal infeksi virus dengue. 2. Demam Ringan yang Naik Turun Tidak semua kasus DBD diawali dengan demam tinggi hingga 40° Celsius. Sebagian penderita hanya mengalami demam ringan atau meriang yang polanya naik turun. Misalnya, suhu tubuh terasa hangat di sore hari dan kembali normal di pagi hari. Pola demam yang tidak menentu ini sering dianggap sebagai gejala masuk angin atau kelelahan biasa. 3. Rasa Lelah Berlebihan (Fatigue) Merasa sangat lelah, lesu, dan tidak bertenaga tanpa sebab yang jelas? Jangan langsung menganggapnya sebagai akibat dari aktivitas padat. Rasa lelah ekstrem atau fatigue adalah respons tubuh terhadap infeksi virus dengue. Penderita mungkin merasa tidak memiliki energi bahkan untuk melakukan kegiatan ringan sekalipun. 4. Nyeri Otot dan Sendi Menyeluruh DBD juga dikenal sebagai " breakbone fever " atau demam patah tulang karena menyebabkan nyeri hebat pada otot, tulang, dan sendi. Namun, pada fase awal atau pada kasus yang lebih ringan, nyeri ini mungkin tidak terlalu hebat. Gejalanya bisa berupa rasa pegal linu di seluruh tubuh, mirip seperti yang dirasakan setelah berolahraga berat atau saat akan terserang flu. 5. Mual dan Hilangnya Nafsu Makan Gejala pencernaan seperti mual, muntah, atau rasa tidak nyaman di perut juga bisa menjadi tanda awal DBD. Seringkali, gejala ini disertai dengan hilangnya nafsu makan secara drastis. Banyak yang mengira ini adalah gejala asam lambung atau masalah pencernaan biasa, bukan sebagai bagian dari infeksi sistemik seperti DBD. Penting untuk Diingat: Fase Kritis Setelah Demam Turun Hal yang paling berbahaya dari DBD adalah saat memasuki fase kritis, yang ironisnya sering terjadi ketika demam mulai turun (antara hari ke-3 hingga ke-7). Pada fase ini, penderita mungkin merasa sudah sembuh, padahal kebocoran plasma bisa terjadi dan menyebabkan syok. Jika Anda atau kerabat mengalami gejala-gejala ringan di atas, tetaplah waspada. Perhatikan tanda-tanda bahaya seperti sakit perut hebat, muntah terus-menerus, gusi berdarah, atau lemas. Segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Baca Juga:  5 Rekomendasi Buah Terbaik untuk Meredakan Batuk dan Demam (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK