faktakalbar

Waspada! Spyware Morpheus Incar Akun WhatsApp Anda

Penulis: Redaksi Wednesday, 29 April 2026 📖 1 menit
Waspada! Spyware Morpheus Incar Akun WhatsApp Anda
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Mendengar ancaman pembobolan akun komunikasi pribadi tentu sangat meresahkan dan membuat kita panik. Para peneliti keamanan siber baru-baru ini membongkar kampanye spyware jenis baru bernama Morpheus yang sangat berbahaya bagi pengguna Android . Perangkat lunak jahat ini memiliki satu tujuan utama, yakni menguras data pribadi dan mengambil alih akun WhatsApp korban secara diam-diam. Kelompok peretas tidak menggunakan teknik zero-click canggih yang langsung menyerang sistem, melainkan mengandalkan tipu daya rekayasa sosial untuk menginfeksi target. Penjahat siber sengaja memutuskan koneksi internet seluler korban melalui celah operator. Baca Juga:  WhatsApp Plus Resmi Meluncur: Cek Daftar Fitur Premium, Harga Langganan, dan Kelebihannya Setelah korban kebingungan, peretas mengirimkan pesan singkat berisi tautan untuk mengunduh aplikasi update yang mereka klaim mampu memperbaiki masalah jaringan tersebut. Taktik Licik Mencuri Data Biometrik Begitu korban memasang file APK tersebut secara manual, aplikasi jahat ini langsung bekerja menyalahgunakan izin aksesibilitas pada smartphone . Spyware Morpheus mulai memantau seluruh aktivitas layar dan berinteraksi dengan aplikasi lain tanpa sepengetahuan pemilik ponsel. Mereka merancang malware ini secara khusus untuk mencegat semua informasi sensitif yang melintas di dalam perangkat Anda. Morpheus kemudian melancarkan serangan akhir dengan menampilkan layar reboot palsu dan memunculkan halaman login WhatsApp tiruan. Sistem tipuan ini memaksa korban memasukkan data biometrik dengan dalih memverifikasi identitas pengguna yang sah. Baca Juga:  Mengenal File Msgstore WhatsApp: Fungsi, Risiko, dan Cara Menghapus untuk Hemat Memori Peretas langsung menggunakan data biometrik tersebut untuk mendaftarkan perangkat baru dan mengambil kendali penuh atas akun WhatsApp target secara instan. Anda harus selalu meningkatkan kewaspadaan karena aplikasi berbahaya ini tidak menyebar melalui Google Play Store . Anda wajib mengabaikan pesan singkat yang menawarkan tautan perbaikan perangkat lunak, terlebih saat jaringan seluler Anda tiba-tiba menghilang. Pastikan Anda juga tidak pernah memberikan izin aksesibilitas kepada aplikasi piha k ketiga yang tidak jelas asal-usulnya untuk menjaga keamanan data. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK