faktakalbar

3.777 Warga Singkawang Terserang ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla Balita Jadi Kelompok Paling Rentan

Faktakalbar.id - Paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan memicu lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut hingga mencapai 3.777 penderita di Kota Singkawang.

Penulis: Wati Thursday, 10 September 2026 📖 1 menit
3.777 Warga Singkawang Terserang ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla Balita Jadi Kelompok Paling Rentan
Anak-anak usia balita menjadi kelompok rentan yang paling dominan terserang ISPA akibat penurunan kualitas udara. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan memicu lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut hingga mencapai 3.777 penderita di Kota Singkawang.

Angka ribuan penderita gangguan pernapasan tersebut tercatat di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan milik Pemkot Singkawang sepanjang 24 Agustus hingga 7 September 2026.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes dan KB Kota Singkawang R. Hendry Aprianto membenarkan adanya kenaikan grafik penderita ISPA di wilayahnya.

“Selama periode 24 Agustus sampai 7 September 2026, tercatat 3.777 kasus ISPA,” kata R. Hendry Aprianto pada Rabu (9/9/2026).

Anak-anak usia balita menjadi kelompok rentan yang paling dominan terserang penyakit akibat penurunan kualitas udara tersebut.

Kendati demikian, gejala gangguan saluran pernapasan juga banyak menginfeksi penderita dari kelompok usia dewasa hingga kalangan lansia.

“Kasus ISPA ini didominasi anak-anak balita, selain itu ada juga penderita dari kelompok dewasa sampai lansia,” ujarnya.

Pasien yang mendatangi fasilitas kesehatan umumnya mengeluhkan gejala fisik seperti batuk parah, pilek, serta sesak napas.

“Keluhan yang banyak disampaikan pasien di antaranya batuk, pilek, bahkan ada yang mengalami susah bernapas,” katanya.

Kondisi udara yang tak kunjung membaik membuat warga diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan demi menjaga keselamatan diri.

Masyarakat diminta memperketat penggunaan masker serta menjaga pola makan bergizi dan rutin mengonsumsi air putih.

Petugas medis di lapangan mengimbau penderita yang mengalami gejala sesak napas berat untuk segera mendapatkan penanganan medis secara cepat.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK