706 KK Terdampak, Banjir Sintang Mulai Surut dan Warga Lakukan Pembersihan Mandiri
Faktakalbar.id, SINTANG –
Bencana Banjir di Sintang yang terjadi pada Rabu (14/1) dilaporkan berdampak pada ratusan kepala keluarga dan menyebabkan kerusakan infrastruktur serta hunian warga di sejumlah titik.
Berdasarkan pemantauan dan data yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana
(BNPB), peristiwa ini memberikan dampak langsung kepada sekitar 706 kepala keluarga (KK).
Baca Juga:
Sungai Sekayam Meluap, Ratusan Keluarga di Kecamatan Bonti Terdampak Banjir
Rumah Rusak Berat dan Jembatan Putus
Selain merendam permukiman penduduk, banjir kali ini juga mengakibatkan kerugian materiil yang cukup signifikan.
Data BNPB mencatat sebanyak enam unit rumah warga mengalami rusak berat akibat terjangan air. Infrastruktur publik pun tak luput dari kerusakan.
Namun, penanganan darurat segera dilakukan oleh pihak terkait. Sebuah jembatan yang sempat dilaporkan rusak dan menghambat akses warga, kini telah berhasil diperbaiki secara darurat.
Langkah ini diambil untuk memastikan mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tidak terputus.
Kondisi Terkini: Air Berangsur Surut
Hingga Kamis (15/1), perkembangan situasi di lokasi kejadian menunjukkan tren positif. Genangan air di wilayah terdampak dilaporkan mulai berangsur surut.
Merespons kondisi air yang mulai turun, masyarakat setempat berinisiatif melakukan pemulihan awal.
Warga mulai melakukan pembersihan lingkungan tempat tinggal mereka secara mandiri dari sisa-sisa lumpur dan material yang terbawa banjir.
Baca Juga:
Pemprov Kalbar Mitigasi Banjir di Wilayah Pedalaman
Kendati kondisi membaik, BNPB tetap memberikan catatan kewaspadaan. Situasi di lokasi dinilai masih fluktuatif karena sangat bergantung pada perkembangan cuaca dalam beberapa hari ke depan.
Masyarakat di sekitar lokasi banjir Sintang diimbau untuk tetap siaga mengantisipasi potensi hujan susulan.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.