Air Sungai Lape Berubah Hitam Pekat, Kades Binjai Soroti Pembuangan Limbah PT SBW
Faktakalbar.id - Kondisi air Sungai Lape di Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, berubah hitam pekat akibat dugaan pembuangan limbah secara langsung oleh PT SBW
Faktakalbar.id - Kondisi air Sungai Lape di Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, berubah hitam pekat akibat dugaan pembuangan limbah secara langsung oleh PT SBW pada Selasa (4/8/2026).
Perubahan warna air sungai tersebut menimbulkan keresahan mendalam bagi warga pemukiman sekitar yang mengandalkan aliran sungai untuk kebutuhan harian.
Dugaan pencemaran akibat pembuangan limbah PT SBW Sanggau ini terungkap usai Kepala Desa Binjai Herianto menginspeksi titik pembuangan di tepi sungai.
Dalam sidak tersebut, Herianto menunjukkan perbandingan mencolok antara kejernihan air di bagian hulu sungai dengan kondisi air hitam di titik pembuangan.
"Kalian lihat, di hulu airnya jernih, tapi ini air sungai di tempat pembuangan limbah ada tiga pipa, kondisinya hitam pekat. Saya kecewa, padahal baru kemarin saya datang ke sini minta mereka tidak mengulangi lagi. Tapi pagi ini, 4 Agustus, mereka ulangi lagi"
Dua orang asisten perusahaan yang berada di lokasi dilaporkan melarikan diri saat melihat kedatangan kades dan warga yang melakukan pengecekan.
"Ada tiga pipa langsung limbahnya dibuang ke sungai. Mereka mengelak, tadi ada dua asisten kabur. Saya prihatin nengok kondisi ini, masyarakat saya terdampak dari kejadian ini"
Warga mengkhawatirkan dampak kesehatan jangka panjang jika pembuangan limbah PT SBW Sanggau ini tidak segera dihentikan secara permanen.
"Ini PT SBW, saya akan laporkan kepada Bapak Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau. Saya minta Kepala Dinas segera turun ke lapangan, berikan sanksi kepada PT SBW. Ini videonya ada bukti pipanya langsung ngarah ke sungai, ini masih ada netes, tadi ada asisten dua tapi karena ketahuan mereka kabur, mereka tutup kembali"
Pihak desa mendesak instansi berwenang segera memeriksa kualitas air sungai demi melindungi keselamatan masyarakat setempat.
Pihak PT SBW masih belum memberikan klarifikasi resmi mengenai kejadian pembuangan aliran air hitam tersebut hingga saat ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.