faktakalbar

Akses Satu-satunya Lumpuh, Warga Toba Tuding Kendaraan PT WAI Biang Kerok Kerusakan Jalan

Penulis: Redaksi Tuesday, 23 December 2025 📖 1 menit
Akses Satu-satunya Lumpuh, Warga Toba Tuding Kendaraan PT WAI Biang Kerok Kerusakan Jalan
Faktakalbar.id, SANGGAU – Mobilitas warga Kampung Baru, Kecamatan Toba , Kabupaten Sanggau, terganggu parah akibat kerusakan infrastruktur jalan utama yang kian memprihatinkan. Warga menuding kerusakan jalan yang kini berubah menjadi kubangan lumpur tersebut dipicu oleh tingginya intensitas lalu lintas kendaraan operasional milik PT Westerfield Alumina Indonesia (WAI) . Baca Juga:   Bahayakan Pengguna Jalan, Satlantas Polres Sanggau Tindak Tegas Mobil Penumpang Overload Kondisi jalan yang menjadi satu-satunya akses keluar-masuk desa ini dilaporkan sangat berbahaya, terutama saat diguyur hujan. Permukaan jalan menjadi licin dan berlumpur dalam, sehingga menyulitkan aktivitas harian masyarakat, mulai dari pergi ke pasar, kantor kecamatan, hingga anak-anak yang hendak berangkat sekolah. "Dulu jalan ini bagus dan aman dilalui. Sekarang setiap hujan jadi lumpur, licin, dan berbahaya," ungkap salah seorang warga Kampung Baru, Senin (22/12/2025). Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan Warga menilai PT WAI, yang bergerak di industri pengolahan alumina dan aluminium berbahan baku bauksit, tidak menunjukkan itikad baik dalam merawat jalan yang mereka lalui. Padahal, kendaraan bertonase besar milik perusahaan tersebut melintas setiap hari di jalur yang sama dengan warga. Baca Juga:   Cek Titik Lokasinya, Polres Sanggau Dirikan Pos Pelayanan dari Pujasera Kapuas hingga Tayan "Kami bukan menolak aktivitas perusahaan, tapi jalan ini dipakai bersama. Kalau rusak, seharusnya ada tanggung jawab untuk memperbaiki," tegas warga tersebut. Masyarakat mendesak Pemerintah Kecamatan Toba dan instansi terkait untuk segera turun ke lapangan guna meninjau kondisi jalan dan memediasi solusi dengan pihak perusahaan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen PT WAI terkait keluhan tersebut. (Ariya)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK