Aksi Pungli Warkop Singkawang Viral di Media Sosial, Diduga Mengaku Petugas Retribusi Sampah DLH
Faktakalbar.id - Rekaman kamera CCTV memperlihatkan dugaan aksi pungutan liar oleh oknum yang mengaku sebagai petugas pemungut retribusi pelayanan sampah di sebuah warung kopi kawasan Jalan Salam Diman, Kota Singkawang.
Faktakalbar.id - Rekaman kamera CCTV memperlihatkan dugaan aksi pungutan liar oleh oknum yang mengaku sebagai petugas pemungut retribusi pelayanan sampah di sebuah warung kopi kawasan Jalan Salam Diman, Kota Singkawang.
Video yang menunjukkan oknum mendatangi pemilik warung kopi dan meminta uang secara tunai tersebut beredar luas hingga viral di berbagai platform media sosial.
Menanggapi insiden tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang menerima laporan resmi dari warga terkait dugaan penipuan berkedok retribusi kebersihan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang Emy Hastuti meminta para pelaku usaha serta warga umum untuk mewaspadai modus penagihan liar tersebut.
Emy menegaskan bahwa penagihan resmi dari dinas selalu mengedepankan identitas yang sah serta prosedur yang transparan.
“Petugas resmi selalu membawa dan menunjukkan tanda pengenal yang dikeluarkan oleh DLH Kota Singkawang serta dilengkapi surat tugas penagihan yang masih aktif,” kata Emy, Selasa (1/9/2026).
Ia menjelaskan bahwa transaksi pembayaran kebersihan di lapangan harus disertai dokumen resmi dari pemerintah daerah.
Bukti pembayaran wajib berupa Surat Ketetapan Retribusi Daerah atau kuitansi pembayaran yang sah dan berkop Pemerintah Kota Singkawang.
Verifikasi dokumen menjadi langkah awal yang sangat krusial agar masyarakat terhindar dari pemerasan oknum tidak bertanggung jawab.
“Jadi masyarakat harus teliti, jangan langsung memberikan uang apabila petugas tidak dapat menunjukkan identitas, surat tugas, dan bukti pembayaran resmi,” ujarnya.
Masyarakat yang melihat gelagat mencurigakan diimbau untuk merekam aksi oknum tersebut sebagai barang bukti pendukung.
Warga dapat segera melaporkan temuan pungutan liar ke dinas terkait maupun aparat kepolisian setempat demi keamanan bersama.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.