Aksi Tambal Jalan Rusak di Sosok-Tanjung Viral: Penanganan Sementara untuk Cegah Korban Lebih Banyak
Faktakalbar.id, SOSOK -
Lubang besar yang berada di jalan raya
Sosok-Tanjung
, tepatnya di depan Rumah Makan Sambal Lado (Ram Buyung), telah banyak memakan korban, baik kendaraan roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki. Kondisi jalan yang berbahaya ini akhirnya mendapat perhatian setelah berbagai pihak melaporkan kejadian kecelakaan yang terus terjadi di lokasi tersebut.
Meskipun pemerintah belum dapat melakukan perbaikan secara permanen, langkah penanganan sementara telah diambil oleh sekelompok warga dan seorang anggota dewan bernama Robi Subianto Kubek. Beliau bersama sejumlah relawan turun langsung ke lapangan untuk menutup lubang tersebut guna mengurangi risiko kecelakaan, terutama menjelang arus balik Lebaran yang mulai ramai.
"Hari ini tanggal 2 April 2025, beberapa hari yang lalu, rekan-rekan dari Sosok Informasi menyampaikan kepada kami bahwa jalan di depan Rumah Makan Sambal Lado, tepatnya di arah menuju Simpang
Tanjung dan Sosok
, ada lubang yang cukup membahayakan. Bahkan, sudah banyak korban kecelakaan di sini. Namun, setelah menghubungi berbagai pihak, mungkin karena suasana Lebaran, perbaikan belum bisa dilakukan. Maka dari itu, rekan-rekan mengajak saya bersama-sama untuk mengambil tindakan," ujar Robi Subianto Kubek saat turun langsung membantu perbaikan sementara di lokasi.
Baca Juga:
Banjir di Sosok, Tayan Hulu Putus Akses Jalan, Kendaraan Antre Hingga 1 Kilometer
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para warga yang telah berinisiatif dan turut berkontribusi dalam penanganan ini. "Terima kasih kepada rekan-rekan yang sudah menyumbangkan tenaga sehingga kita, paling tidak, bisa sedikit mengurangi risiko kecelakaan yang ada di jalur ini. Tetap berhati-hati, teman-teman. Semoga kita semua selalu sehat di hari raya Idul Fitri ini," tambahnya.
Perbaikan jalan secara permanen masih menjadi harapan warga setempat. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan agar jalan yang menjadi akses utama ini tidak lagi membahayakan pengendara. Sementara itu, pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintas di area tersebut. (amb)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.