faktakalbar

Aktivitas Tambang Berhenti, Air Sungai Boyan di Sanggau Kembali Jernih

Kondisi air Sungai Boyan di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, dilaporkan kembali jernih setelah seluruh aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut dihentikan total. Perubahan fisik air sungai itu terpantau langsung oleh tim patroli gabungan saa…

Penulis: Natash Tuesday, 28 July 2026 📖 1 menit
Aktivitas Tambang Berhenti, Air Sungai Boyan di Sanggau Kembali Jernih
Ilustrasi aliran sungai. (Dok. Ist)

Kondisi air Sungai Boyan di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, dilaporkan kembali jernih setelah seluruh aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut dihentikan total.

Perubahan fisik air sungai itu terpantau langsung oleh tim patroli gabungan saat menyusuri wilayah Desa Pampang Dua, Desa Kuala Rosan, dan Desa Sungai Kembayau.

Sebelumnya, masyarakat di beberapa desa menyuarakan keluhan atas tingginya tingkat pencemaran dan kekeruhan air yang terganggu akibat operasional rakit penambang.

Verifikasi lapangan bersama perangkat desa mengonfirmasi bahwa para pemilik modal dan pekerja telah menghentikan operasional penambangan di sepanjang aliran sungai.

"Kami mengapresiasi dukungan seluruh masyarakat yang memilih mengedepankan penyelesaian melalui komunikasi dan kerja sama. Penertiban ini bukan menjadi akhir dari pengawasan, tetapi merupakan langkah awal untuk memastikan aktivitas PETI tidak kembali muncul di wilayah Sungai Boyan. Kami akan terus melakukan patroli, monitoring, dan penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran," ujar Kapolsek Meliau Supar.

Kembalinya kejernihan sungai tersebut dinilai memberikan dampak positif bagi pemenuhan kebutuhan air harian warga sekitar.

Pendekatan komunikasi antara aparat dan tokoh masyarakat terbukti berhasil menekan potensi konflik akibat kerusakan lingkungan.

Petugas memastikan kegiatan pengawasan serta pemantauan rutin akan terus berjalan secara berkala demi menjaga kestabilan ekosistem perairan.

Pemerintah desa setempat berkomitmen membantu pemantauan guna mencegah masuknya kembali alat-alat penambangan liar.

Restorasi fungsi sungai dipandang vital untuk menjamin keberlanjutan daya dukung lingkungan bagi masyarakat sekitar.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK