Ambulans Gagal Lewati Jalan Rusak di Entikong, Warga Antar Jenazah Pakai Motor
Faktakalbar.id, SANGGAU –
Kondisi infrastruktur jalan yang
rusak parah
di Dusun Badat Lama, Desa Suruh Tembawang, Kecamatan Entikong,
Kabupaten Sanggau
, kembali menyulitkan warga.
Warga setempat terpaksa menghadapi situasi yang sangat memprihatinkan, di mana jenazah salah satu warga harus diantarkan ke pemakaman menggunakan ojek motor.
Baca Juga:
Kondisi Jalan Rusak Parah di Air Besar, Warga Sakit di Landak Harus Ditandu untuk Berobat
Peristiwa miris ini terjadi karena mobil ambulans desa tidak mampu melewati medan jalan yang hancur dan licin akibat hujan.
Menurut keterangan warga setempat, akses jalan menuju dusun tersebut masih berupa tanah liat.
Kondisi ini menjadi mimpi buruk setiap kali musim hujan tiba, karena jalanan berubah menjadi kubangan lumpur yang dalam dan sangat licin.
Kendaraan roda empat, termasuk ambulans, dipastikan tidak dapat melintas karena kerap terperosok dan terjebak lumpur.
“Menurut keterangan warga, jalan menuju dusun tersebut berupa tanah liat yang berlumpur ketika hujan, sehingga kendaraan roda empat kerap terperosok,” ungkap seorang warga, Senin (3/11/2025).
Warga sempat mengupayakan untuk menggunakan mobil ambulans desa, namun upaya tersebut gagal total karena kondisi jalan yang sama sekali tidak bisa dilalui.
“Upaya untuk menggunakan mobil ambulans pun gagal karena jalan tidak bisa dilalui,” tambahnya.
Karena tidak ada pilihan lain dan jenazah harus segera dimakamkan, warga akhirnya berinisiatif mengambil langkah darurat.
Mereka terpaksa membawa jenazah tersebut menggunakan sepeda motor (ojek), dengan menempuh risiko besar di atas jalanan yang hancur.
Baca Juga:
Jalan Rusak Parah dan Faskes Tak Memadai Paksa Warga Bengkayang Tandu Seorang Pasien ke Sanggau
Peristiwa ini menyoroti sulitnya akses transportasi dan ironi pembangunan di wilayah perbatasan seperti Entikong.
Warga setempat merasa putus asa dengan kondisi yang tak kunjung membaik, padahal akses jalan adalah kebutuhan vital untuk layanan darurat, kesehatan, dan ekonomi.
Warga pun berharap pemerintah daerah segera turun tangan dan memberikan solusi nyata untuk memperbaiki infrastruktur jalan di dusun mereka. Mereka tidak ingin kejadian serupa terulang kembali.
“Kami berharap jalan segera diperbaiki. Bukan hanya untuk urusan jenazah, tapi juga untuk warga yang sakit dan aktivitas sehari-hari,” tambah warga lainnya.
Kejadian akibat jalan rusak di Entikong ini menambah daftar panjang potret buram infrastruktur di pedalaman Kalbar.
Warga berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sanggau agar mereka bisa mendapatkan hak yang sama, terutama akses jalan yang layak.
Baca Juga:
Miris, Jenazah di Sintang Terpaksa Ditandu Sejauh 5 KM Akibat Jalan Rusak Parah
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.