faktakalbar

Amuk Karhutla di Tayan Hilir Sanggau Dekati Sekolah dan Pemukiman Warga

Faktakalbar.id - Kebakaran hutan dan lahan di Desa Kawat Kecamatan Tayan Hilir mengancam keselamatan kawasan pemukiman warga serta fasilitas umum sekolah di sekitarnya.

Penulis: Natash Saturday, 12 September 2026 📖 1 menit
Amuk Karhutla di Tayan Hilir Sanggau Dekati Sekolah dan Pemukiman Warga
Tim pemadam gabungan berupaya melokalisasi pergerakan api karhutla yang mendekati kawasan fasilitas umum sekolah di Tayan Hilir.

Faktakalbar.id - Kebakaran hutan dan lahan di Desa Kawat Kecamatan Tayan Hilir mengancam keselamatan kawasan pemukiman warga serta fasilitas umum sekolah di sekitarnya.

Tim gabungan lintas sektor berjuang keras menahan laju perambatan api hingga Jumat, 11 September 2026 dini hari.

Selain ancaman terhadap fasilitas publik, lokasi kebakaran yang berada di kawasan hutan berbukit menjadi tantangan terberat bagi armada pemadam.

Medan yang curam menghambat mobilitas alat berat dan pasokan air menuju titik pusat kebakaran.

Petugas terpaksa melakukan pembakaran pembatas dan pembasahan secara manual untuk mengisolasi pergerakan si jago merah.

"Belum bisa dihitung, tapi sangat luas dan mendekati permukiman warga serta ada fasum (sekolah) disitu. Kondisi gambut/resam membuat api gampang timbul dan berpindah-pindah," ujar Kepala Sekretariat Satgas Karhutla Sanggau Didit Richardi.

Kerja keras tersebut melibatkan koordinasi penuh antara personel BPBD, Manggala Agni, TNI-Polri, BUMN, perwakilan swasta, hingga relawan lokal.

"Karena lokasinya masuk kawasan hutan berbukit yang sulit di jangkau, ini juga persoalan kita di lapangan," kata Didit.

"Terimakasih dukungan tim gabungan BPBD, Damkar, Manggala Agni, TNI/Polri, BUMN, pihak swasta maupun relawan yang sudah bekerja keras memadankan api sehingga berhasil dijinakkan," tambahnya.

Meski api utama telah berhasil dipadamkan, petugas penyisir tetap disiagakan di area perimeter fasilitas umum.

Penjagaan ketat di sekitar pemukiman warga difokuskan untuk meminimalkan dampak asap dan potensi ancaman kebakaran susulan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK