faktakalbar

Antrean BBM Masih Terjadi, Polisi Patroli dan Atur Antrean SPBU di Kabupaten Sekadau

Penulis: Redaksi Sunday, 22 February 2026 📖 2 menit
Antrean BBM Masih Terjadi, Polisi Patroli dan Atur Antrean SPBU di Kabupaten Sekadau
Faktakalbar.id, SEKADAU - Aktivitas masyarakat di Kabupaten Sekadau terpantau sangat tinggi pada bulan Ramadan ini. Lonjakan mobilitas warga tersebut berdampak langsung pada terjadinya kepadatan antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), terutama pada jam sibuk pagi hari dan menjelang waktu berbuka puasa. Kondisi ini salah satunya terlihat jelas di SPBU Jalan Adi Sucipto, Sungai Ayak III, Kecamatan Belitang Hilir. Di lokasi tersebut, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular lebih panjang dibandingkan hari-hari biasa. Baca Juga: Respons Kelangkaan BBM, Polres Kapuas Hulu Amankan Puluhan Jerigen dan Tangki Siluman di SPBU Kepadatan antrean SPBU di Sekadau ini terjadi seiring dengan meningkatnya kebutuhan transportasi masyarakat, baik untuk keperluan aktivitas kerja, kelancaran distribusi logistik, maupun persiapan berbuka puasa. Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kemacetan lalu lintas akibat antrean SPBU di Sekadau tersebut, personel Polsek Belitang Hilir langsung turun ke lapangan. Petugas melaksanakan kegiatan patroli sekaligus pengaturan lalu lintas pada hari Sabtu (21/2) yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Kehadiran pihak kepolisian ini difokuskan pada upaya menjaga kelancaran arus kendaraan dan memastikan proses antrean berlangsung dengan tertib. Selain melakukan pengawasan, personel kepolisian juga memberikan imbauan secara persuasif kepada masyarakat yang berada di lokasi. Baca Juga: Antrean BBM Masih Terjadi, Polres Melawi Siagakan Personel di Sejumlah SPBU Warga diminta agar tetap disiplin saat mengantre, tidak saling menyerobot jalur kendaraan lain, serta menghindari pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) secara berlebihan yang justru dapat memicu kepadatan lebih lanjut. Kapolres Sekadau, AKBP Andhika Wiratama, melalui Kasi Humas AKP Triyono menyampaikan bahwa patroli di sekitar objek vital ini merupakan langkah preventif. Upaya ini rutin dilakukan oleh kepolisian untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya. “Pada Ramadan, aktivitas masyarakat meningkat dan berdampak pada kebutuhan bahan bakar. Kami memastikan pelayanan tetap berjalan lancar, antrean tertib, dan situasi tetap kondusif,” ujar Kasi Humas AKP Triyono. Ia juga menambahkan bahwa isu mengenai antrean di SPBU dan ketersediaan pasokan BBM memang menjadi perhatian warga dalam beberapa hari terakhir, termasuk perbincangan di media sosial. Oleh karena itu, pihak kepolisian mengambil langkah proaktif dengan memperkuat patroli dialogis serta memastikan informasi yang berkembang di tengah masyarakat tidak menimbulkan keresahan. Pemantauan secara berkala akan terus dilakukan di berbagai titik keramaian selama bulan suci Ramadan. Lokasi seperti pasar juadah dan pusat aktivitas ekonomi lainnya menjadi fokus pengamanan. Pendekatan yang preventif dan humanis ini diharapkan mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap stabil, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasanya dengan aman dan nyaman. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga ketertiban. Ramadan adalah momentum ibadah, mari kita jaga suasana tetap kondusif,” tutupnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK