faktakalbar

Atasi Macet, Ketua Komisi V DPR Tawarkan Dua Opsi Pembangunan Jembatan di Sintang

Penulis: Redaksi Thursday, 09 October 2025 📖 1 menit
Atasi Macet, Ketua Komisi V DPR Tawarkan Dua Opsi Pembangunan Jembatan di Sintang
Faktakalbar.id, SINTANG – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus , menegaskan komitmen nya untuk mencari solusi konkret terhadap masalah kemacetan di Kota Sintang, terutama di sekitar Tugu Jam hingga Jembatan Melawi. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Sintang sedang menyiapkan dua opsi untuk mengurai kepadatan kendaraan di wilayah tersebut. "Opsi pertama adalah duplikasi jembatan, artinya kita membangun satu jembatan baru di samping jembatan yang ada sekarang. Bersamaan dengan itu akan dilakukan penataan simpang bundaran dan jalur jalan lintas Melawi," jelas Lasarus dalam kunjungannya ke Sintang. Menurutnya, jalur jalan lintas Melawi saat ini sudah tidak ideal karena sempit. Baca Juga:  Kisah Perjuangan Guru di Pedalaman Sintang: Terjang Lumpur 40 Menit Demi Mengajar, Sepatu Pantofel Hanya Impian Ia mengatakan, lebar jalan seharusnya empat meter di kiri dan empat meter di kanan, ditambah satu meter untuk drainase. "Pelebaran jalan ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, sementara kementerian akan membantu melalui studi dan analisa teknis," katanya. Lasarus menambahkan, setelah studi teknis oleh Kementerian PUPR selesai, pemerintah daerah akan diminta menyiapkan lahan sebagai langkah mitigasi sebelum pembangunan dimulai. Ia berharap seluruh tahapan dapat diselesaikan selama masa jabatannya di DPR. "Kalau semua proses selesai, barulah kita bicara soal penganggaran. Saya harap dalam masa jabatan saya di DPR, tahap-tahap ini bisa kita selesaikan," ujarnya. Selain duplikasi jembatan, Lasarus juga menawarkan alternatif kedua, yaitu membangun jembatan baru di bagian hulu Sungai Melawi. Tujuannya adalah untuk mengalihkan arus kendaraan dari arah Putussibau agar tidak perlu melintasi pusat kota. Rencana ini mendapat tanggapan dari masyarakat, salah satunya akun bernama rajasa_shandy_dermawan yang berkomentar di media sosial. "Apapun keputusannya semoga lintas Melawi 2 bisa berlanjut karena sayang sudah ada perencanaan pembangunan (30% pembangunan sudah berjalan) untuk membuka akses jalan dari Jerora nanti dan Simpang Bandara," tulisnya. Ia menambahkan, jika proyek itu mangkrak, anggaran yang sudah dikeluarkan akan sia-sia. Baca Juga:  Jembatan Libau Roboh, Akses Anak ke Sekolah Terputus (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK