Bandara Ditutup, KAI Operasikan Kereta Tambahan Mulai Hari Ini
KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan KA tambahan Yogyakarta-Gambir hari ini pukul 18.20 WIB sebagai alternatif akibat gangguan penerbangan.
Faktakalbar.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mengoperasikan kereta api tambahan pada Senin, 7 September 2026. Langkah ini dilakukan untuk mendukung mobilitas masyarakat di tengah gangguan penerbangan akibat penutupan sementara sejumlah bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
KAI Daop 6 memastikan perjalanan kereta tambahan rute Yogyakarta–Gambir tetap dijalankan hari ini dengan jadwal keberangkatan pukul 18.20 WIB dari Stasiun Yogyakarta.
KA Tambahan Yogyakarta-Gambir
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan kereta tambahan tersebut disiapkan sebagai alternatif transportasi bagi masyarakat yang hendak bepergian ke Jakarta dan sekitarnya maupun arah sebaliknya.
Kereta tambahan Yogyakarta–Gambir menggunakan rangkaian yang terdiri dari tujuh kereta eksekutif Stainless Steel.
Dengan adanya perjalanan tambahan tersebut, masyarakat memiliki pilihan transportasi lain di tengah terganggunya perjalanan udara akibat sebaran abu vulkanik.
KAI Tambah Pilihan Transportasi ke Jakarta
Sebelumnya, KAI Daop 6 juga menyiapkan perjalanan tambahan Malang–Gambir yang melewati sejumlah stasiun, termasuk Yogyakarta.
KA tersebut berangkat dari Malang pukul 20.15 WIB, tiba di Stasiun Yogyakarta pukul 02.32 WIB dan melanjutkan perjalanan menuju Gambir pada pukul 02.37 WIB.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan mobilitas masyarakat setelah penerbangan dari sejumlah bandara mengalami gangguan.
Delapan Bandara Sempat Ditutup
Penutupan bandara dilakukan karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.
Kementerian Perhubungan menyebut delapan bandara terdampak, yakni Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, Husein Sastranegara, Budiarto Curug, Pondok Cabe, Taufik Kiemas Pesisir Barat, dan Atung Bungsu Pagar Alam.
Kementerian Perhubungan kemudian memperpanjang penutupan hingga Senin pagi untuk memastikan keselamatan penerbangan sebelum operasional kembali dilakukan.
Penumpang Diminta Tetap Waspada
KAI mengimbau penumpang yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik untuk tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan.
Masyarakat disarankan menggunakan masker dan kacamata pelindung ketika beraktivitas di luar ruangan. Jika mengalami keluhan seperti sesak napas atau iritasi, penumpang diminta segera menghubungi petugas KAI.
KAI juga mengingatkan masyarakat untuk memantau informasi perjalanan terbaru melalui kanal resmi KAI, termasuk Contact Center KAI 121.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.