faktakalbar

Banjir Rendam 500 Hektare Sawah di Indramayu, Petugas Pantau Desa Kertawinangun

Penulis: Redaksi Sunday, 01 February 2026 📖 1 menit
Banjir Rendam 500 Hektare Sawah di Indramayu, Petugas Pantau Desa Kertawinangun
Faktakalbar.id, INDRAMAYU — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu meningkatkan intensitas pemantauan di Desa Kertawinangun, Kecamatan Indramayu, pasca-banjir besar yang dipicu luapan Sungai Cilalanang pada Jumat (30/1/2026). Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, hujan deras yang mengguyur wilayah Jawa Barat tersebut mengakibatkan sedikitnya 825 jiwa terdampak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 166 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena 275 unit rumah warga terendam air. Dampak banjir tidak hanya menyasar permukiman, tetapi juga merusak sektor pertanian secara signifikan . Baca Juga:  Kawal Rehabilitasi Aceh Utara, BNPB Pastikan Infrastruktur Dibangun Lebih Adaptif Bencana Sedikitnya 500 hektare area persawahan di wilayah tersebut tergenang luapan sungai, yang berpotensi menyebabkan kerugian ekonomi bagi para petani setempat. Hingga Jumat malam, petugas BPBD masih terus berada di lokasi kejadian, khususnya di titik-titik rawan seperti Desa Kertawinangun, untuk memantau ketinggian air dan memastikan proses evakuasi warga berjalan lancar. "Kondisi banjir dilaporkan berangsur surut, namun penanganan darurat dan pendataan masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah," tulis laporan resmi BNPB, Sabtu (31/1/2026). Selain di Indramayu, BNPB mencatat rentetan bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Barat lainnya, termasuk tanah longsor di Kota Bogor dan banjir di Kota Depok. Mengingat curah hujan diprediksi masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan, masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi luapan air susulan. Baca Juga:  BNPB Serahkan Kunci 17 Unit Hunian Sementara untuk Korban Longsor Cilacap (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK