faktakalbar

Banjir Rendam Permukiman Entikong Hingga Atap Rumah

Penulis: Redaksi Saturday, 10 January 2026 📖 2 menit
Banjir Rendam Permukiman Entikong Hingga Atap Rumah
Faktakalbar.id, SANGGAU - Banjir kembali merendam kawasan permukiman di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Luapan Sungai Sekayam pasca hujan berintensitas tinggi menyebabkan ratusan rumah warga terendam, dengan ketinggian air di sejumlah titik mencapai dua hingga tiga meter. Genangan mulai memasuki rumah warga di Jalan Pak Tangkir sejak Jumat malam (9/1/2026) hingga Sabtu (10/1/2026). Air berwarna keruh menutup akses jalan dan melumpuhkan aktivitas warga. Baca Juga:  Aksi Pencurian Kabel Tower Telkomsel di Sanggau Digagalkan, Tiga Pelaku Dibekuk di Ambawang Sebagian masyarakat memilih bertahan di bangunan yang lebih tinggi, sementara lainnya mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat di dataran yang lebih aman. Banjir dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Entikong sejak Kamis malam. Kondisi diperparah oleh kiriman air dari wilayah hulu Sungai Sekayam, termasuk dari Desa Suruh Tembawang dan Desa Pala Pasang, yang meningkatkan debit sungai secara signifikan dalam waktu singkat. Data sementara mencatat sekitar 300 rumah terdampak dengan total warga mencapai sekitar 500 jiwa. Permukiman yang mengalami dampak paling signifikan berada di kawasan Jalan Pak Tangkir dan Dusun Sontas, Desa Entikong. Genangan juga meluas ke sejumlah titik lain, antara lain Dusun Entikong Benuan, Gang Wanara, kawasan sekitar Terminal dan Puskesmas Lama, serta Komplek Bea Cukai Lama dengan ketinggian air bervariasi. Selain merendam permukiman, banjir turut merusak infrastruktur publik. Jembatan gantung di Dusun Mangkau, Desa Pala Pasang dilaporkan rusak akibat terjangan arus deras. Sejumlah ruas jalan pun tidak dapat dilalui kendaraan yang menyebabkan mobilitas warga terhambat total. Aparat kepolisian dan pemerintah setempat masih melakukan pemantauan intensif di lokasi terdampak. Dua titik telah disiapkan sebagai lokasi evakuasi darurat, yakni Gedung Vega Entikong dan Kantor Desa Entikong apabila kondisi banjir memburuk. Bantuan logistik terbatas juga telah disalurkan kepada warga yang c. Banjir di Entikong menjadi peristiwa berulang setiap musim hujan. Warga menilai belum ada langkah mitigasi yang efektif di sepanjang Sungai Sekayam untuk mengurangi risiko luapan, terutama di kawasan permukiman padat yang berada di dataran rendah. Baca Juga:  Pelajar Tewas dalam Kecelakaan Pagi Hari di Jalan Raya Beduai Sanggau  (Arya)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK