faktakalbar

Baru Dibangun 2022, Plafon Sekolah Merah Putih di Kapuas Hulu Roboh

Penulis: Redaksi Tuesday, 13 January 2026 📖 1 menit
Baru Dibangun 2022, Plafon Sekolah Merah Putih di Kapuas Hulu Roboh
Faktakalbar.id, KAPUAS HULU – Kualitas infrastruktur pendidikan di Kabupaten Kapuas Hulu kembali menjadi sorotan publik. Plafon bangunan Sekolah Merah Putih di SDN 05 Ingko Tambe, Kecamatan Putussibau Selatan, dilaporkan roboh pada Senin (12/1/2026). Baca Juga: Dampingi Prabowo, Menteri Rini Hadiri Peresmian Sekolah Rakyat Kerusakan ini dinilai janggal mengingat gedung tersebut baru selesai dibangun oleh Kementerian PUPR pada tahun 2022. Insiden ini sangat disayangkan karena usia bangunan belum genap lima tahun. Padahal, proyek pembangunan fasilitas pendidikan tersebut diketahui menelan anggaran negara yang cukup besar, yakni mencapai Rp3 miliar. Kualitas konstruksi kini menjadi pertanyaan besar di tengah masyarakat. Konfirmasi Pihak Sekolah Kepala SDN 05 Ingko Tambe, Rupina Rinda, membenarkan peristiwa tersebut. Beruntung, runtuhnya material plafon terjadi saat tidak ada aktivitas belajar mengajar di dalam kelas. "Robohnya plafon sekolah itu disaat anak libur sekolah," kata Rupina, Senin (12/1/2026). Rupina merinci bahwa kerusakan terparah terjadi pada plafon di bagian depan ruang kelas 1 dan kelas 2. Selain area yang sudah runtuh, ia juga mengkhawatirkan kondisi plafon di gedung seberang yang mulai terlihat renggang dan berpotensi menyusul roboh sewaktu-waktu. Baca Juga: Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia Siswa Terpaksa Belajar di Rumah Warga Dampak dari kerusakan Sekolah Merah Putih ini sangat fatal bagi kegiatan akademik. Pihak sekolah memutuskan untuk memindahkan lokasi belajar demi keselamatan siswa dan guru. "Untuk pembelajaran, sementara kami belajarnya numpang di rumah-rumah. Kerusakan bangunan sekolah tersebut berisiko tinggi apabila tetap dipaksakan untuk kegiatan belajar mengajar," ujarnya. Pihak sekolah mengaku telah menghubungi dinas terkait untuk melaporkan kondisi ini. Dinas pendidikan setempat pun dikabarkan telah turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan langsung. Rinda berharap Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dapat segera mengambil tindakan perbaikan agar siswa tidak telantar terlalu lama. "Karena saat ini kami masuk pakai shif," pungkasnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK