BAZNAS Sintang Salurkan Bantuan untuk 60 Warga Miskin dan Penderita TBC
Faktakalbar.id, SINTANG
- Badan Amil Zakat Nasional (
BAZNAS
)
Kabupaten Sintang
menyalurkan bantuan program pengurangan beban hidup kepada 60 warga miskin dan penderita Tuberkulosis (TBC).
Para penerima manfaat berasal dari berbagai kecamatan di wilayah tersebut, Selasa (4/11/25).
Baca Juga:
Rakorda Baznas Kalbar 2025 Fokus Wujudkan Tata Kelola Zakat yang Transparan dan Berdampak
Kegiatan penyerahan bantuan yang digelar di Pendopo Wakil Bupati Sintang, Senin (3/11), turut dihadiri Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan, Helmi.
Helmi menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanggulangan persoalan sosial dan kesehatan di daerah.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan lembaga keagamaan seperti BAZNAS, dunia usaha, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar kesejahteraan bersama dapat terwujud,”
ujar Helmi.
Helmi yang membacakan sambutan Bupati Sintang menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS dalam menjalankan misi kemanusiaan sebagai mitra penting pemerintah daerah.
Baca Juga:
Air Sungai Payak Tercemar Parah Diduga Limbah PETI, Warga Sintang Tak Bisa Mandi
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sintang, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada BAZNAS Sintang yang telah berperan aktif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meringankan beban warga, khususnya penderita Tuberkulosis,”
ungkap Helmi.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sintang, Totok Agus Sudono, menyebutkan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program berkelanjutan yang fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin dan penderita penyakit kronis.
“Kami berkomitmen agar zakat yang dihimpun benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan,”
tuturnya.
Totok berharap bantuan ini dapat menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
"Dengan dukungan berbagai pihak, kami berharap program ini dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan sosial dan kesehatan masyarakat Sintang,"
tukasnya.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.