Beri Edukasi Pemilu Siswa SMA, Wakil Bupati Sanggau Ingatkan Bahaya Praktik Politik Uang
Faktakalbar.id, SANGGAU —
Wakil Bupati
Sanggau
, Susana Herpena, mengingatkan generasi muda yang berstatus sebagai pelajar tingkat SMA dan SMK di wilayahnya untuk berani menolak praktik politik uang dalam perhelatan pemilihan umum mendatang.
Peringatan tegas tersebut disampaikannya saat memberikan pembekalan dalam acara bertajuk "Peran Strategis Pemilih Pemula dalam Pemilihan Umum yang Berkualitas" yang digelar di Aula Hotel Harvey Sanggau, Senin (20/4/2026).
Baca Juga:
Pemkab Sanggau Ajak Masyarakat Masifkan Perang Melawan Narkoba
Di hadapan ratusan siswa yang akan segera menggunakan hak pilihnya untuk pertama kali, Susana menekankan arti penting menjaga nilai-nilai integritas diri.
Ia meminta agar para calon pemilih pemula mulai mempersiapkan pemahaman politiknya secara matang sejak dini agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai iming-iming materi yang dapat mencederai proses demokrasi yang bersih.
Secara khusus, ia mengajak generasi muda untuk mengambil sikap tegas menolak segala bentuk praktik politik uang yang kerap menjadi ancaman menjelang hari pemungutan suara. Menurutnya, pemilih pemula harus mengedepankan akal sehat saat berada di bilik suara.
“Gunakan hak pilih dengan penuh tanggung jawab. Satu suara sangat berarti bagi masa depan daerah dan bangsa,” tegasnya memperingatkan para peserta.
Susana memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya memahami porsi hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik.
Ia menyarankan agar para pelajar selalu proaktif mencari informasi mengenai rekam jejak kandidat calon pemimpin melalui berbagai sumber yang terpercaya.
Keputusan yang diambil murni karena alasan rasional tanpa adanya tekanan finansial dinilai akan menghasilkan pemimpin yang benar-benar berkualitas.
Kegiatan edukasi politik ini turut didukung oleh kehadiran pemangku kepentingan terkait, di antaranya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Barat Mohammad Bari, Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sanggau Joni Irwanto, serta Ketua KPU Kabupaten Sanggau Iis Supianto.
Keterlibatan lintas instansi ini bertujuan menyamakan persepsi dalam menciptakan sistem pemilu yang transparan.
Wakil Bupati menilai bahwa pendidikan politik untuk menangkal potensi pelanggaran hukum sangat krusial diberikan sejak di bangku sekolah, mengingat jumlah pemilih muda saat ini sangat mendominasi.
Baca Juga:
Bawaslu Kubu Raya Awasi Verifikasi Faktual Data Pemilih di Empat Kecamatan
Ia menegaskan kembali bahwa kualitas sebuah pemilihan sangat bergantung pada komitmen seluruh pihak dalam menjunjung asas kejujuran, keadilan, dan akuntabilitas.
Menutup kegiatan tersebut, Susana Herpena kembali mengajak seluruh masyarakat luas untuk bersama-sama menjaga muruah tata nilai demokrasi.
Ia menegaskan bahwa iklim demokrasi harus terus dipertahankan agar selalu sehat dan terbebas dari intervensi pihak-pihak yang mencoba merusak tatanan melalui tindak pidana kecurangan.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.