BMKG: Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang di Kalbar pada Minggu 12 April 2026
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (
BMKG
) secara resmi merilis prakiraan cuaca Kalimantan Barat untuk hari Minggu, (12/4/2026).
Secara umum, kondisi cuaca di seluruh wilayah provinsi ini diprediksi akan didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mulai terkonsentrasi pada rentang waktu sore hingga malam hari.
Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat Kamis 9 April 2026: Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang
Berdasarkan data matriks curah hujan harian yang dikeluarkan, distribusi hujan pada tanggal 12 April 2026 terbagi dalam dua indikator utama untuk 14 kabupaten dan kota. Dua wilayah kabupaten, yakni Kapuas Hulu dan Melawi, diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang.
Sementara itu, 12 wilayah administratif lainnya di Kalimantan Barat diprediksi hanya akan mengalami hujan dengan intensitas ringan. Daerah tersebut meliputi Kabupaten Bengkayang, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang, serta dua wilayah kotamadya, yakni Kota Pontianak dan Kota Singkawang.
Meskipun mayoritas wilayah terpantau berada pada kategori curah hujan ringan dan sedang, otoritas cuaca secara khusus mengeluarkan peringatan dini. Masyarakat diminta untuk mewaspadai potensi hujan yang datang secara tiba-tiba disertai dengan sambaran kilat atau petir serta tiupan angin kencang yang berdurasi singkat. Fenomena cuaca ekstrem dalam skala lokal ini sangat mungkin terjadi pada sore menjelang malam hari. Kondisi angin kencang berdurasi singkat ini juga dapat memicu potensi pohon tumbang atau kerusakan infrastruktur ringan di area yang terdampak langsung.
Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat Rabu 8 April 2026: Waspada Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
Menyikapi rilis prakiraan cuaca Kalimantan Barat ini, masyarakat yang berencana menghabiskan akhir pekan atau beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk selalu mempersiapkan jas hujan atau payung. Para pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun mobil, juga diminta untuk meningkatkan kehati-hatian. Curah hujan dan angin kencang berpotensi menurunkan jarak pandang secara drastis serta membuat kondisi permukaan aspal menjadi jauh lebih licin dari biasanya.
Lebih lanjut, bagi warga yang bermukim di wilayah dataran rendah atau daerah bantaran sungai, terutama di kawasan Kapuas Hulu dan Melawi, diharapkan tetap waspada terhadap potensi munculnya genangan air. Mitigasi dan kewaspadaan dini menjadi kunci penting guna menghindari risiko keselamatan maupun kerugian materiil akibat dampak bencana hidrometeorologi. Pemerintah daerah melalui instansi terkait juga diharapkan telah menyiagakan langkah-langkah antisipasi yang diperlukan di lapangan.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.