faktakalbar

Sempat Kritis Pasca Operasi, Korban Kecelakaan Kerja Proyek Masjid di Kubu Raya Meninggal Dunia

Penulis: Redaksi Thursday, 16 April 2026 📖 2 menit
Sempat Kritis Pasca Operasi, Korban Kecelakaan Kerja Proyek Masjid di Kubu Raya Meninggal Dunia
Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Insiden kecelakaan kerja di Kubu Raya yang terjadi di area proyek pembangunan rumah ibadah akhirnya memakan korban jiwa. Seorang pekerja bangunan bernama Markoat, yang sebelumnya dilaporkan menjadi salah satu korban luka berat dalam kecelakaan di Masjid Agung Awwaluddin , Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (15/4/2026). Baca Juga: Enam Pekerja Jatuh dari Lift Proyek Masjid di Kubu Raya Korban menghembuskan napas terakhirnya saat tengah menjalani serangkaian perawatan medis intensif di rumah sakit sekitar pukul 12.30 WIB. Kabar duka mengenai meninggalnya pekerja konstruksi ini dibenarkan dan dikonfirmasi secara langsung oleh pihak keluarga yang mendampinginya selama masa kritis. "Iya benar, yang meninggal atas nama Markoat, pada pukul 12:30 WIB," kata Rosid, perwakilan keluarga korban saat memberikan keterangan. Rosid membeberkan kronologi penanganan medis yang dijalani oleh keluarganya tersebut. Sesaat setelah insiden kecelakaan kerja itu terjadi di lokasi proyek yang berada di Jalan Adisucipto, korban langsung dievakuasi dengan cepat menuju fasilitas kesehatan. Langkah ini diambil lantaran kondisi fisik korban dinilai sangat memprihatinkan dan membutuhkan pertolongan medis kedaruratan guna menyelamatkan nyawanya. Baca Juga: Pembangunan Masjid Agung Awwaluddin Ditargetkan Rampung Tahun Depan Berdasarkan hasil pemeriksaan observasi yang dilakukan oleh tim dokter di rumah sakit, insiden kecelakaan kerja di Kubu Raya ini mengakibatkan cedera fisik yang fatal. Markoat didiagnosis menderita luka patah tulang pada bagian tangan dan kaki akibat hantaman keras saat insiden nahas tersebut berlangsung. Untuk memulihkan kondisi tubuh yang terluka, tim medis segera mengambil tindakan darurat dengan melakukan prosedur operasi. "Pasca operasi selang berapa hari karena membaik dipindahkan ke ruang rawat inap. Namun, hal itu tak berlangsung lama," katanya menjelaskan perkembangan kondisi korban. Harapan pihak keluarga untuk melihat korban kembali pulih ternyata harus pupus. Fase pemulihan di ruang rawat inap tidak berjalan sesuai ekspektasi. Menurut penjelasan Rosid, tidak berselang lama korban mulai mengeluhkan rasa nyeri yang hebat di beberapa bagian tubuhnya. Baca Juga: Enam Pekerja Jatuh dari Lift Proyek Masjid di Kubu Raya Keluhan medis tersebut berujung pada memburuknya kondisi fisik korban secara drastis, hingga akhirnya ia menghembuskan napas terakhir di fasilitas kesehatan tersebut. Kejadian ini menyisakan duka bagi keluarga sekaligus menjadi catatan penting atas risiko kecelakaan fatal di area konstruksi. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK