faktakalbar

BNPB Salurkan Bantuan Logistik untuk Penanganan Darurat Cuaca Ekstrem Sumbar

Penulis: Redaksi Thursday, 27 November 2025 📖 2 menit
BNPB Salurkan Bantuan Logistik untuk Penanganan Darurat Cuaca Ekstrem Sumbar
Faktakalbar.id, PADANG – Bencana hidrometeorologi basah yang menerjang wilayah Pulau Sumatra, khususnya Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Sejumlah daerah di provinsi ini dilaporkan luluh lantak akibat banjir dan tanah longsor yang dipicu oleh cuaca ekstrem serta fenomena bibit siklon tropis 95B. Merespons kondisi tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) bergerak cepat memberikan dukungan penanganan darurat cuaca ekstrem di wilayah terdampak. Baca Juga: BNPB Dampingi Tim Pengawas DPR RI Tinjau Lokasi Terdampak Erupsi Gunung Semeru di Lumajang Sekretaris Utama BNPB, Rustian, turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan logistik kepada pemerintah daerah dan warga di Kabupaten Padang Pariaman serta Kabupaten Pesisir Selatan, pada Rabu (26/11/2025). Rustian menegaskan bahwa kehadiran jajaran BNPB di lokasi bencana bertujuan untuk memastikan pemerintah daerah melakukan penanganan darurat secara optimal. Hal ini mencakup pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak maupun proses evakuasi warga ke pos pengungsian yang aman. “Empat hari hujan berturut-turut, ini hampir seluruh kabupaten-kota di Sumatra Barat, terkena banjir dan longsor. Cuaca memang sangat ekstrem sehingga ini menyebabkan banjir dan longsor. Ini mengakibatkan banyaknya warga yang mengungsi dan rusaknya infrastruktur,” ujar Rustian saat meninjau lokasi di Padang Pariaman didampingi wakil bupati setempat. Guna mempercepat pemulihan warga, BNPB menyalurkan berbagai jenis bantuan. Untuk warga terdampak di Kabupaten Padang Pariaman, bantuan yang diserahkan meliputi 100 paket alat kebersihan, 30 paket hygiene kit , 150 paket family kit , 200 paket makanan siap saji, dan 200 paket sembako. Sementara itu, untuk Kabupaten Pesisir Selatan, bantuan yang didistribusikan berupa 100 buah kasur lipat, 100 lembar selimut, 100 paket family kit , 2 unit tenda pengungsi, 50 unit tenda keluarga, serta 200 paket sembako. Dalam kunjungan kerjanya, Rustian juga melihat langsung dampak kerusakan infrastruktur yang cukup parah. Di Padang Pariaman, akses jalan Jambak-Lubuk Simantung di Nagari Salibutan Korong Sakayan, Kecamatan Lubuk Alung, putus total sepanjang 200 meter akibat tergerus air dan amblas. “Selain itu, jembatan, seperti yang disampaikan Bupati Padang Pariaman, dan juga beberapa sekolah yang rusak akibat banjir dan longsor, masjid dan musala di 13 kabupaten-kota,” tambahnya. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah menetapkan status darurat, mengaktifkan pos komando, serta mengevakuasi warga ke tempat aman sebagai bagian dari penanganan darurat cuaca ekstrem tersebut. Baca Juga: Dampak Siklon KOTO, BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Basah Kepung Aceh hingga Sumatera Utara Melihat intensitas hujan yang masih tinggi, BNPB mempertimbangkan langkah strategis berupa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Langkah ini dinilai perlu jika kondisi atmosfer terus memburuk dan membahayakan keselamatan warga. “Hampir seluruhnya sekarang ini hujan ekstrem yang mengakibatkan banjir dan longsor. Jadi kami memiliki operasi modifikasi cuaca. Jika memang cuaca sangat ekstrem maka operasi modifikasi cuaca ini akan dilakukan untuk memindahkan turunnya hujan ke tempat lain,” pungkas Rustian. Ia juga berharap agar kepala daerah bersama BPBD, TNI, Polri, dan instansi terkait terus bersiaga penuh dalam menanggulangi dampak bencana jika hujan terus mengguyur wilayah tersebut. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK