faktakalbar

BPBD Sanggau Minta Warga Waspada Potensi Karhutla

Penulis: Redaksi Monday, 02 February 2026 📖 1 menit
BPBD Sanggau Minta Warga Waspada Potensi Karhutla
Faktakalbar.id, SANGGAU – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau , Budi Darmawan, secara resmi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Imbauan ini disampaikan menyusul kondisi cuaca panas yang masih menyelimuti wilayah Sanggau hingga Jumat (30/1/2026). Baca Juga: Polsek Sekayam Verifikasi Dua Titik Panas di Desa Pengadang guna Cegah Karhutla Budi menekankan bahwa kondisi lahan yang kering akibat cuaca panas membuat potensi kebakaran meningkat signifikan. Ia menyoroti perilaku manusia yang sering kali menjadi pemicu utama, seperti membuang benda yang masih menyala di area rawan terbakar. “Saat ini kita masih dihadapkan dengan musim panas yang berpotensi menimbulkan karhutla. Sembarangan saja buang puntung rokok, potensi kebakarannya sangat tinggi,” kata Budi Darmawan. Pihak BPBD Sanggau bersama tim gabungan terus menyiagakan personel untuk memantau titik api. Berkat kesiapsiagaan tersebut, tim gabungan baru-baru ini berhasil memadamkan api yang muncul di tiga lokasi kebakaran berbeda sebelum meluas ke area lain. Guna mencegah Waspada Karhutla Sanggau menjadi bencana yang merugikan, Budi meminta warga untuk mematuhi prosedur jika terpaksa melakukan aktivitas pembersihan lahan dengan cara membakar. Baca Juga: Risiko Tinggi Pemadaman Karhutla di Lahan Gambut Kalimantan Koordinasi dengan aparat kewilayahan menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi. “Kami sekali lagi mengimbau warga Sanggau untuk tidak bermain-main dengan api di saat seperti ini. Jikapun memang harus membakar, laporkan petugas lurah atau desa setempat, dan apinya betul-betul dijaga,” pungkasnya. (Natash)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK