faktakalbar

BREAKING NEWS: Terduga Pelaku Pembunuhan Balita di Singkawang Berhasil Ditangkap

Penulis: Redaksi Sunday, 15 June 2025 📖 1 menit
BREAKING NEWS: Terduga Pelaku Pembunuhan Balita di Singkawang Berhasil Ditangkap
Faktakalbar.id, SINGKAWANG – Kasus kematian balita yang sempat menggemparkan warga Kota Singkawang akhirnya menemukan titik terang. Aparat kepolisian dari Polres Singkawang berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan anak yang ditemukan meninggal di depan sebuah masjid beberapa waktu lalu. Penangkapan tersebut terjadi pada Sabtu malam (14/6/2025) dan terekam dalam sebuah video yang kini beredar di media sosial. Dalam video tersebut, tampak seorang pria dibawa oleh anggota kepolisian yang mengenakan seragam bertuliskan “Kanit Resmob”. Petugas kemudian menginterogasi pria tersebut yang mengaku bernama Uray Abadi (UA). Dalam rekaman video itu, petugas menanyai pelaku, “Siapa nama kau?” “Uray Abadi, Pak,” jawab pria tersebut dengan suara lirih. Petugas kembali bertanya, “Kau apa’kan anak kecil itu?” Pelaku menjawab, “Saya cucuk (tusuk) mulut pakai tangan jak, Pak. Terus saya letakkan di bekas tempat itu lah, Pak, yang di gang.” Petugas menanyakan lebih lanjut, “Mulutnya kau bekap?” Pria itu mengangguk dan menjawab, “Saya ndak niat nak membunuh. Dak pakai alat-alat ape, cuma pakai tangan. Ndak ade niat apa-apa, cuma nak sedekah dengan masjid di situ.” Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Singkawang belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan tersebut. Namun, informasi ini menguatkan dugaan keterlibatan pelaku dalam kasus tewasnya balita yang sebelumnya sempat dikabarkan hilang. Kasus ini masih terus didalami oleh aparat kepolisian, termasuk motif pelaku dan kemungkinan adanya gangguan psikologis. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib. (Rdl)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK