Bukan Kebakaran Liar, Ini Penyebab Munculnya 19 Titik Api di Batang Tarang
Faktakalbar.id, SANGGAU -
Aparat Kepolisian Sektor (
Polsek
) Batang Tarang bergerak cepat melakukan pengecekan lapangan terhadap 19 titik panas (hotspot) yang terdeteksi oleh satelit NOAA20.
Pengecekan ini difokuskan di wilayah Kecamatan Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Sabtu (23/8/2025) sore.
Dipimpin langsung oleh Wakapolsek Batang Tarang, Ipda Roni Yakin, tim yang terdiri dari sejumlah personel menyisir lokasi sejak pukul 16.00 WIB.
Baca Juga:
Rakornas Karhutla: Presiden Tegaskan Sanksi Pencabutan HGU bagi Pelaku Pembakaran Lahan
Kegiatan ini bertujuan untuk memverifikasi data satelit dan memastikan kondisi sebenarnya di lapangan sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hasil Pengecekan dan Temuan di Lokasi
Dari total 19 titik panas yang dilaporkan, personel Polsek Batang Tarang berhasil memverifikasi 10 titik secara langsung.
Namun, 9 titik lainnya belum dapat dijangkau akibat medan yang sulit, keterbatasan waktu, dan jumlah personel di lapangan.
Wakapolsek Batang Tarang, Ipda Roni Yakin, menjelaskan bahwa mayoritas api berasal dari aktivitas warga.
“Pengecekan kami lakukan secara menyeluruh untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas. Dari hasil verifikasi, mayoritas api berasal dari pembukaan lahan untuk keperluan pertanian warga,” ujar Ipda Roni Yakin.
Lahan yang diperiksa merupakan milik pribadi warga dengan luas bervariasi antara 0,5 hingga 1 hektare.
Diketahui jenis tanah di lokasi adalah tanah mineral, bukan gambut, dan sedang dalam proses persiapan untuk penanaman padi.
Baca Juga:
Kebakaran Lahan Meluas di Kubu Raya, Pemadaman Terkendala Akses Air
Di lapangan, ditemukan bahwa warga telah menyiapkan sekat pembatas dan peralatan sederhana. Pemilik lahan juga berada di lokasi untuk mengawasi api agar tidak merembet.
Imbauan dan Kendala di Lapangan
Meskipun pembakaran dilakukan dengan pengawasan, pihak kepolisian tetap memberikan imbauan tegas kepada masyarakat untuk selalu waspada.
Risiko kebakaran besar tetap ada, terutama saat cuaca panas dan angin kencang. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk pencegahan karhutla di Sanggau.
“Polsek Batang Tarang terus melakukan langkah preventif dengan memberikan sosialisasi dan imbauan. Kami mengingatkan warga agar selalu waspada dan mencari cara alternatif yang lebih ramah lingkungan,” tegas Ipda Roni Yakin.
Pengecekan kali ini menghadapi kendala utama berupa medan yang sulit dijangkau dan hari yang mulai gelap, sehingga kegiatan terpaksa dihentikan lebih awal.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk melanjutkan pemantauan terhadap 9 titik panas yang belum terverifikasi.
Baca Juga:
Tim Pemadam Berjibaku Semalaman Padamkan Kebakaran Lahan di Area Bandara Singkawang
Langkah proaktif ini sejalan dengan arahan pemerintah dalam upaya deteksi dini dan pencegahan karhutla di Sanggau, yang dampaknya bisa meluas hingga tingkat regional.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, agar wilayah kita terhindar dari ancaman kabut asap,” tutup Wakapolsek.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.