faktakalbar

Buntut Kasus Gigitan Anjing, Disbunnak Sanggau Gelar Vaksinasi Rabies di Entikong

Penulis: Redaksi Friday, 24 April 2026 📖 2 menit
Buntut Kasus Gigitan Anjing, Disbunnak Sanggau Gelar Vaksinasi Rabies di Entikong
Faktakalbar.id, SANGGAU — Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan menggelar kegiatan vaksinasi massal terhadap Hewan Penular Rabies (HPR) di Desa Semanget, Kecamatan Entikong, pada Kamis (23/4/2026). Pelaksanaan vaksinasi rabies di Entikong ini menjadi langkah konkret dan respons cepat pemerintah daerah dalam menekan potensi penyebaran virus mematikan tersebut di kawasan perbatasan. Baca Juga:  Kasus Gigitan Tembus 107, Pemkab Sintang Segera Tetapkan Status KLB Rabies 2026 Kegiatan layanan kesehatan hewan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Oval selaku ketua tim beserta enam orang anggotanya. Langkah cepat melalui penyuntikan massal ini dinilai sangat tepat karena merupakan tindak lanjut langsung dari laporan masyarakat terkait adanya kasus gigitan anjing liar pada 14 April 2026 lalu, yang sempat memicu keresahan warga setempat. Dalam pelaksanaannya, tim petugas menyasar sejumlah dusun yang berada di wilayah administratif Desa Semanget guna memastikan hewan peliharaan mendapat kekebalan. Berdasarkan data rekapitulasi di lapangan, petugas berhasil memberikan suntikan vaksin kepada puluhan ekor anjing dan kucing yang dipelihara oleh masyarakat di setiap wilayah dusun. Rincian hewan yang berhasil divaksinasi di Dusun Semanget meliputi 17 ekor anjing dan 16 ekor kucing. Sementara di Dusun Semanget Nijau tercatat 7 ekor anjing dan 14 ekor kucing menerima vaksin. Selanjutnya, di Dusun Sekunyit petugas menyuntikkan vaksin kepada 21 ekor anjing dan 14 ekor kucing, serta di Dusun Semeng petugas sukses menyasar 7 ekor anjing dan 14 ekor kucing. Sasaran layanan vaksinasi rabies di Entikong ini juga berlanjut ke Dusun Panga dengan realisasi 14 ekor anjing dan 12 ekor kucing, serta 12 ekor anjing tambahan di Dusun Panga Bintawa. Baca Juga:  Akhir Status KLB Rabies di Sanggau, Vaksinasi Hewan Mencapai 99,98 Persen Tingginya angka partisipasi ini menunjukkan antusiasme masyarakat perbatasan dalam membawa hewan peliharaannya sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan lingkungan sekitar. Kapolsek Entikong, Donny Sembiring, membenarkan bahwa program vaksinasi tersebut sangat krusial dalam meredam kecemasan warga akibat kasus gigitan anjing sebelumnya. “Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari upaya preventif, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi hewan penular rabies,” ujarnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK