faktakalbar

Cakupan JKN dan Inovasi Medis Singkawang Jadi Sorotan Regional Kalimantan 2026

Faktakalbar.id - Program perluasan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional serta inovasi fasilitas sanitasi puskesmas di Kota Singkawang memunculkan capaian baru dalam pemetaan pelayanan publik regional Kalimantan, Minggu (6/9/2026).

Penulis: Wati Sunday, 06 September 2026 📖 1 menit
Cakupan JKN dan Inovasi Medis Singkawang Jadi Sorotan Regional Kalimantan 2026
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menerima penghargaan Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan dari Kemendagri di Balikpapan. (Dok. Diskominfo Singkawang)

Faktakalbar.id - Program perluasan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional serta inovasi fasilitas sanitasi puskesmas di Kota Singkawang memunculkan capaian baru dalam pemetaan pelayanan publik regional Kalimantan, Minggu (6/9/2026).

Inovasi penanganan medis warga tersebut disorot usai ajang penilaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri di Balikpapan, Kamis (3/9/2026).

Kinerja sektor kesehatan publik dinilai dari keterjagaan kualitas sanitasi lingkungan rumah sakit hingga program cek medis gratis secara masif.

Pemenuhan standar pelayanan medis dasar menjadi variabel utama keberhasilan penataan sektor publik di wilayah perkotaan.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyatakan kriteria penilaian tersebut memicu komitmen pembenahan fasilitas medis daerah secara berkelanjutan.

“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Singkawang dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Tjhai Chui Mie, Minggu (6/9/2026).

Tjhai Chui Mie menegaskan keterlibatan aktif tenaga medis dan warga menjadi kunci konsistensi mutu kesehatan lingkungan.

“Ini merupakan buah dari kerja keras pemerintah bersama seluruh jajaran dan masyarakat Kota Singkawang,” ucapnya.

Langkah perluasan jangkauan fasilitas kesehatan ditargetkan mampu menyasar kawasan permukiman pinggiran secara lebih merata.

Masyarakat menghendaki konsistensi ketersediaan obat serta kecepatan penanganan darurat di fasilitas kesehatan milik Pemkot Singkawang.

Aparat pemerintah daerah didorong memanfaatkan hasil rekam kinerja ini untuk membenahi kekurangan layanan kesehatan publik yang masih dikeluhkan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK