faktakalbar

Cegah Karhutla di Perbatasan, Polsek Entikong dan Manggala Agni Edukasi Kelompok Tani

Penulis: Redaksi Monday, 27 October 2025 📖 2 menit
Cegah Karhutla di Perbatasan, Polsek Entikong dan Manggala Agni Edukasi Kelompok Tani
Faktakalbar.id, SANGGAU – Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia terus dilakukan secara konsisten. Sebagai langkah nyata, digelar kegiatan Sosialisasi Tematik Pencegahan Karhutla pada Minggu (26/10/2025) siang. Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Brigade Dalkarhutla, KPH Kayong Gelar Bimtek Didukung Program FOLU Net Sink 2030 Kegiatan yang bertujuan mengamankan batas negeri melalui patroli terpadu ini dipusatkan di Posko Patroli Terpadu Dusun Sontas, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau. Acara yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai unsur lintas instansi. Tampak hadir Kepala Daops Manggala Agni Entikong, Kadarwanto, dan Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring. Turut hadir pula perwakilan Danramil Entikong Serma Niman, Panit 2 Binmas Bripka Aprianto, Ketua BPD Semanget Suyono, serta puluhan tamu undangan dan anggota kelompok tani dari sekitar wilayah perbatasan. Sosialisasi ini merupakan bagian dari langkah preventif yang diambil Polsek Entikong bersama Manggala Agni dan TNI. Tujuannya adalah untuk menekan potensi Karhutla di kawasan sensitif perbatasan. Baca Juga: Sukses Tekan Karhutla, Indonesia Kini Hadapi Ancaman Bencana La Nina Melalui kegiatan ini, masyarakat, khususnya petani, diedukasi mengenai cara pembakaran lahan yang benar dan aman, serta pentingnya pengawasan berkelanjutan dalam setiap aktivitas pembukaan lahan pertanian. Kepala Daops Manggala Agni Entikong, Kadarwanto, menjelaskan bahwa masyarakat memiliki peran krusial dalam menjaga hutan agar tidak terbakar. “Edukasi ini kami lakukan agar masyarakat memahami cara membuka lahan dengan aman, tanpa menimbulkan api yang meluas dan merusak lingkungan,” ujar Kadarwanto. Sementara itu, Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar sosialisasi. Ini adalah bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan negara. Menurutnya, kebakaran hutan yang tidak terkendali dapat mengancam keamanan, ekonomi, bahkan hubungan bilateral antarnegara. “Patroli terpadu ini merupakan bentuk sinergi Polri, TNI, Manggala Agni, dan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kawasan perbatasan tetap aman, hijau, dan produktif tanpa adanya ancaman kebakaran hutan dan lahan,” tegas AKP Donny Sembiring. Selain penyampaian materi, acara juga diisi dengan dialog interaktif antara petugas dan kelompok tani. Warga antusias bertanya mengenai prosedur pembakaran terkendali, penggunaan alat pemadam sederhana, serta mekanisme pelaporan cepat jika melihat indikasi Karhutla. Baca Juga: Cegah Karhutla, Pemkot Pontianak Bekali Masyarakat Peduli Api dengan Peralatan Damkar Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 14.10 WIB ini berjalan lancar. AKP Donny Sembiring menambahkan, patroli dan sosialisasi seperti ini akan terus digelar secara berkelanjutan, terutama menjelang musim kemarau. “Kami berharap masyarakat menjadi garda terdepan dalam pencegahan Karhutla. Dengan kerja sama semua pihak, kita dapat melindungi hutan, lahan, dan ekosistem yang ada di wilayah perbatasan,” pungkasnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK