Cegah Penimbunan, Polisi Awasi Ketat Distribusi BBM di Bonti Sanggau
Faktakalbar.id - Kepolisian Sektor Bonti memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 66.785.03 Dusun Upe, Kabupaten Sanggau pada Selasa (28/7/2026).
Faktakalbar.id - Kepolisian Sektor Bonti memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 66.785.03 Dusun Upe, Kabupaten Sanggau pada Selasa (28/7/2026).
Patroli lapangan ini secara khusus menargetkan pencegahan potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Pengecekan dipimpin langsung oleh Bayu Hamzah bersama Welly Oktavianto dengan mengamati jalannya transaksi sejak pukul 10.00 WIB.
Petugas memantau secara saksama setiap kendaraan yang sedang melakukan antrean pengisian bahan bakar di area tersebut.
Hasil pengawasan menunjukkan tidak ditemukan adanya pembeli yang curang menggunakan drum atau jeriken berkapasitas besar.
Kondisi tersebut memastikan bahwa penyaluran energi di wilayah Bonti masih tepat sasaran bagi pengguna kendaraan bermotor harian.
Praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi sering kali menjadi pemicu utama terjadinya kelangkaan bahan bakar yang merugikan masyarakat luas.
Selain mengawasi pembeli, petugas juga berkoordinasi langsung dengan pihak pengelola stasiun pengisian untuk mengecek data penjualan.
Antrean kendaraan roda dua dan roda empat di lokasi terpantau berjalan lancar tanpa penumpukan yang mengganggu lalu lintas sekitar.
Erpan Yudi Asmara selaku Kapolsek Bonti menegaskan bahwa patroli rutin ini adalah tindak lanjut dari instruksi pengamanan distribusi energi nasional.
"Kegiatan ini merupakan langkah preventif agar distribusi BBM tetap berjalan sesuai ketentuan. Kami ingin memastikan stok tersedia, pelayanan kepada masyarakat berlangsung tertib, serta tidak ada praktik penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat maupun menghambat distribusi BBM bersubsidi," ungkapnya.
Pengawasan ketat ini diharapkan mampu menutup celah bagi para spekulan yang mencoba menimbun pasokan energi demi keuntungan pribadi.
Sinergi antara aparat keamanan, pengelola stasiun, dan masyarakat sangat krusial untuk mencegah kebocoran kuota bahan bakar.
"Polsek Bonti akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan bersama pihak pengelola SPBU," tukas Erpan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.