Cegah Penyalahgunaan, Polsek Tayan Hilir Gelar Pemeriksaan Senjata Api dan Amunisi Personel
Faktakalbar.id, SANGGAU –
Kepolisian Sektor (Polsek) Tayan Hilir
memperketat pengawasan internal dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap inventaris dinas.
Fokus utama kegiatan ini adalah pengecekan kondisi senjata api dan amunisi yang dipegang oleh personel.
Baca Juga:
Peringati HUT Satpam ke-45, Polres Sanggau dan PMI Gelar Aksi Donor Darah
Langkah ini diambil untuk memastikan kelayakan fungsi, keamanan penyimpanan, serta ketertiban administrasi penggunaan senjata dinas di tingkat kepolisian sektor.
Pemeriksaan tersebut dipimpin langsung oleh
Kapolsek Tayan Hilir
, Iptu Dwi Putra Prateisya Wibisono, pada Selasa (6/1/2026).
Cek Fisik dan Administrasi
Kegiatan difokuskan pada pengecekan fisik senjata, kebersihan, kelengkapan, hingga kesesuaian data inventaris dengan kondisi riil di gudang senjata. Dalam pemeriksaan tersebut, polisi mencatat keberadaan total 13 pucuk senjata api.
Rincian inventaris tersebut terdiri atas 11 pucuk jenis revolver genggam dan dua pucuk senjata laras panjang tipe SS1-V2.
Selain itu, petugas juga menghitung ulang ketersediaan peluru sebanyak 189 butir amunisi, dengan pembagian 100 butir untuk SS1-V2 dan 89 butir untuk revolver.
Kapolsek Tayan Hilir memastikan bahwa dari hasil inspeksi, seluruh peralatan pendukung tugas kepolisian tersebut dalam keadaan siap pakai.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh senjata dan amunisi dalam kondisi baik serta tersimpan sesuai standar pengamanan,” kata Iptu Dwi Putra.
Pemeriksaan Kendaraan Dinas
Selain senjata api, polisi juga memeriksa kendaraan dinas yang digunakan dalam kegiatan operasional. Total kendaraan dinas yang tercatat di Polsek Tayan Hilir berjumlah 12 unit, terdiri atas sepuluh sepeda motor, satu mobil patroli, dan satu unit kapal air untuk wilayah perairan.
Seluruh kendaraan dinyatakan layak digunakan dan didukung dokumen resmi.
Namun, Kapolsek menegaskan bahwa perhatian utama tetap diarahkan pada persenjataan sebagai alat yang penggunaannya memiliki risiko tinggi jika tidak diawasi secara ketat.
Baca Juga:
Tegas Tapi Humanis, Aksi Polres Sanggau Tertibkan Knalpot Brong
Iptu Dwi Putra menyebut pemeriksaan berkala ini sebagai bagian dari upaya pengendalian internal. Hal ini penting agar penggunaan senjata tetap disiplin, profesional, dan akuntabel di mata publik.
“Senjata api bukan sekadar perlengkapan dinas, tetapi tanggung jawab besar yang harus diawasi secara ketat,” ujarnya.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.