faktakalbar

Cegah Penyebaran DBD di Tayan Hilir, Warga Diimbau Tak Hanya Andalkan Fogging

Langkah pengasapan (fogging) yang digelar di Dusun Beginjan, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Senin (20/7/2026), menjadi momentum penguatan edukasi kebersihan lingkungan bagi masyarakat setempat.

Penulis: Natash Tuesday, 21 July 2026 📖 1 menit
Cegah Penyebaran DBD di Tayan Hilir, Warga Diimbau Tak Hanya Andalkan Fogging
Petugas menggelar pengasapan untuk mengantisipasi potensi KLB DBD di Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Senin (20/7/2026). (Dok. Ist)

Langkah pengasapan (fogging) yang digelar di Dusun Beginjan, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Senin (20/7/2026), menjadi momentum penguatan edukasi kebersihan lingkungan bagi masyarakat setempat.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut tidak hanya menyasar penyemprotan rumah ke rumah, tetapi juga memfokuskan pada penyuluhan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan jajaran Puskesmas Tayan, Bhabinkamtibmas Aipda M.J. Sianipar, Babinsa Sertu Faruk, hingga pengurus RT setempat.

Kapolsek Tayan Hilir Kusdarwanto mengingatkan masyarakat bahwa penyemprotan asap insektisida sejatinya hanya membunuh nyamuk dewasa dan tidak membasmi jentik-jentik.

Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif warga dalam menjalankan gerakan 3M Plus secara rutin guna menghentikan siklus berkembang biaknya nyamuk penular.

“Fogging merupakan salah satu langkah penanganan, tetapi pencegahan harus dimulai dari lingkungan masing-masing. Masyarakat kami imbau untuk menjaga kebersihan, menguras tempat penampungan air, menutup wadah yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk, serta menghilangkan barang-barang yang dapat menampung air,” kata Kusdarwanto.

Penyebaran penyakit DBD di Tayan Hilir dinilai hanya bisa ditekan secara permanen apabila warga disiplin menjaga kebersihan di dalam maupun sekitar area pemukiman.

Masyarakat Desa Beginjan diminta rutin menguras penampungan air serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

Sinergi lintas sektor antara tenaga medis, aparat keamanan, dan warga ini diharapkan menciptakan iklim lingkungan yang lebih higienis.

Petugas Puskesmas Tayan juga mengimbau warga segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat jika ada anggota keluarga yang mengalami demam tinggi mendadak.

Melalui komitmen kebersihan bersama ini, ancaman wabah musiman di wilayah Kabupaten Sanggau diharapkan dapat diantisipasi sejak dini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK