faktakalbar

Cegah Stunting, Sekda Sintang Bagikan Biskuit Bischo

Penulis: Redaksi Thursday, 08 January 2026 📖 2 menit
Cegah Stunting, Sekda Sintang Bagikan Biskuit Bischo
Faktakalbar.id, SINTANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Kartiyus, membagikan biskuit Bischo kepada 16 balita di Aula Puskesmas Tanjungpuri pada Rabu (7/1/2026). Kartiyus memimpin kegiatan ini dalam kapasitasnya sebagai Sekda sekaligus Duta Stunting Kabupaten Sintang. Sejumlah pejabat daerah hadir menyaksikan pembagian tersebut, antara lain Kepala Bappeda Sintang Kurniawan, Kepala Dinas KBP3A Edy Harmaini, Sekretaris Dinas Kesehatan Rosa Trifina, dan Kepala Puskesmas Tanjungpuri Andar Jimmy Pintabar. Para ibu dari 16 balita penerima biskuit juga tampak antusias mengikuti acara. Baca Juga:  Pengelolaan TWA Baning Sintang Mulai Dibahas BKSDA Fokus Perbaiki Otak Balita Dalam arahannya, Kartiyus mengingatkan masyarakat agar tidak mudah memvonis bayi mengalam i stunting sebelum usianya mencapai dua tahun. Ia menegaskan bahwa pengukuran akurat baru bisa berlangsung setelah usia tersebut. Kartiyus juga meluruskan pemahaman bahwa stunting bukan penyakit sehingga tidak memiliki obat khusus. “Stunting itu hanya bisa dicegah melalui pemberian gizi yang cukup saat hamil sampai bayi usia 2 tahun. Pemberian biskuit Bischo ini dalam rangka mencegah stunting di Kabupaten Sintang. Stunting tidak sekedar tinggi badan yang tidak sesuai dengan usianya, tetapi berkaitan dengan perkembangan otak. Sehingga Bischo ini bermanfaat untuk memperbaiki otak bayi. Untuk peninggi badan, bisa melalui pemenuhan gizi,” terang Kartiyus. Kartiyus menyebut 16 bayi penerima biskuit Bischo hari ini menjadi contoh dan pahlawan bagi penanganan stunting di Kabupaten Sintang. Pemerintah daerah berencana memperluas jangkauan distribusi biskuit karya anak bangsa ini. “Kita akan siapkan dana untuk pengadaan biskuit Bischo secara massal, untuk kita edarkan ke seluruh Puskesmas di Kabupaten Sintang. Bischo ini sudah ditetapkan Gubernur Kalbar sebagai salah satu produk unggulan Provinsi Kalimantan Barat, laboratoriumnya ada di Kabupaten Sintang,” jelasnya. Inovasi Jeli Omega 3 Pemerintah Kabupaten Sintang terus berinovasi dalam intervensi gizi. Kartiyus mengungkapkan rencana pengembangan produk gizi baru setelah keberhasilan biskuit Bischo. Baca Juga:  Kejar Target Nasional, Bahasan Desak Data Valid dan Optimalkan Tim Pendamping Keluarga Atasi Stunting “Setelah sukses membuat biskuit Bischo, ke depan kita akan membuat jely yang mengandung omega 3 dan gizi lainnya sehingga disukai bayi dan mudah di cerna. Kita akan monitor dan pantau 16 bayi yang akan kita berikan biskuit Bischo ini sampai 90 hari kedepan. Saya berharap hasil pemantauannya, bagus,” harap Sekda Sintang menutup pembicaraan. (*Sari)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK