faktakalbar

Cegah Virus Nipah, Karantina Kalbar Perketat Pengawasan di PLBN Entikong

Penulis: Redaksi Tuesday, 03 February 2026 📖 1 menit
Cegah Virus Nipah, Karantina Kalbar Perketat Pengawasan di PLBN Entikong
Faktakalbar.id, ENTIKONG – Karantina Kalimantan Barat memperketat pengawasan di pintu perbatasan negara guna mengantisipasi ancaman masuknya Virus Nipah. Langkah preventif ini ditandai dengan kunjungan kerja strategis Kepala Balai Karantina Kalimantan Barat, Ferdi ke Satuan Pelayanan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong , Sabtu (01/2/2026). Baca Juga:   Ikan Selar Ekor Kuning Jadi Primadona Baru Ekspor via PLBN Entikong Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh prosedur keamanan hayati berjalan optimal di lapangan. Dalam arahannya, Ferdi memberikan instruksi tegas kepada seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lalu lintas media pembawa yang berisiko tinggi. Menurutnya, Virus Nipah menjadi perhatian serius karena potensinya yang dapat mengancam kesehatan masyarakat dan ketahanan hayati nasional jika berhasil menembus jalur lintas negara. Oleh karena itu, PLBN Entikong sebagai benteng awal perlindungan hayati nasional harus dijaga ketat. "Perbatasan negara merupakan garis pertahanan pertama yang tidak boleh goyah. Setiap petugas harus siaga penuh dan disiplin dalam memastikan setiap media pembawa yang melintas memenuhi persyaratan kesehatan sesuai ketentuan," tegas Ferdi. Selain memberikan arahan, Ferdi juga melakukan aksi nyata dengan meninjau langsung area pemeriksaan. Baca Juga:   DWP Karantina Kalimantan Barat Gelar Pertemuan Perdana 2026, Perkenalkan Ketua Baru Peninjauan ini dilakukan guna memastikan efektivitas pengawasan serta kesiapan sarana dan prasarana karantina dalam menghadapi potensi ancaman penyakit lintas negara tersebut. Setiap personel diwajibkan menjalankan tindakan karantina secara disiplin dan tanpa kompromi. Kesigapan petugas di lapangan dinilai sebagai kunci utama dalam menutup setiap celah risiko yang ada demi menjaga stabilitas negara dari ancaman biologis. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK