Cetak Generasi Indonesia Emas 2045, Gebyar Hardiknas 2026 di Singkawang Resmi Dibuka
Faktakalbar.id, SINGKAWANG -
Pemerintah Kota Singkawang melalui
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
resmi memulai rangkaian Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Halaman Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis (16/4/2026).
Agenda tahunan ini dirancang sebagai instrumen penguatan karakter pelajar guna menghadapi tantangan global di masa depan.
Baca Juga:
Ketua Komisi C DPRD Kapuas Hulu Hadiri dan Buka Pementasan Monolog HARDIKNAS 2025 di Putussibau
Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, membuka secara resmi kegiatan tersebut yang diawali dengan agenda senam bersama.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), guru, hingga ratusan siswa dari tingkat SD dan SMP se-Kota Singkawang yang memenuhi area lapangan.
Dalam sambutannya, Dwi Yanti menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan komponen integral yang tidak bisa dipisahkan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Ia menyatakan bahwa orientasi pendidikan saat ini tidak boleh hanya terpaku pada angka-angka akademik di atas kertas, namun juga pada ketangguhan mental siswa dalam menghadapi realita.
"Pendidikan karakter harus ditanamkan sejak dini agar anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki mental yang kuat dan daya saing di masa depan," ujarnya.
Lebih lanjut, Dwi Yanti menyoroti bahwa kompetensi siswa dalam menghadapi kegagalan adalah cerminan dari keberhasilan pendidikan karakter itu sendiri.
Pelaksanaan berbagai cabang lomba dalam rangkaian Gebyar Hardiknas 2026 di Singkawang dinilai sebagai sarana pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan antarsiswa.
“Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk siap menang dan siap kalah secara sportif, sekaligus menjunjung tinggi nilai kebersamaan antar sekolah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi, menjelaskan bahwa perhelatan ini berlangsung mulai 16 April hingga puncaknya pada 2 Mei 2026.
Baca Juga:
Hardiknas 2025, 23 Guru dan Kepala Sekolah di Sintang yang Berhasil Memenangkan Perlombaan Jambore GTK Hebat 2024 Diberikan Penghargaan
Ia menyebut Gebyar Hardiknas ini merupakan wadah penting bagi seluruh insan pendidikan untuk mencetak generasi yang kompetitif demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Rangkaian lomba yang digelar mencakup berbagai bidang, mulai dari olahraga hingga pelestarian budaya.
Beberapa di antaranya adalah kompetisi
mini soccer
tingkat SMP/MTs se-Kalimantan Barat, turnamen futsal tingkat SD/MI se-Kota Singkawang, hingga lomba
marching band
.
Selain itu, aspek kebudayaan lokal juga ditonjolkan melalui lomba besurung saprah dan belarak pengantin.
Asmadi merinci bahwa antusiasme peserta pada penyelenggaraan Gebyar Hardiknas 2026 di Singkawang tahun ini sangat tinggi. Tercatat sebanyak 38 tim mengikuti
mini soccer
, 23 tim futsal, 26 tim
marching band
, serta 31 tim bersaing dalam lomba budaya tradisional.
“Adapun jumlah peserta yang mengikuti lomba cukup signifikan, di antaranya 38 tim mini soccer, 23 tim futsal, 26 tim marching band, serta 31 tim untuk lomba besurung saprah dan belarak pengantin,” jelasnya.
Asmadi berharap kegiatan ini mampu menjadi pemicu lahirnya generasi muda yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan integritas karakter, sehingga siap berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional menuju target Indonesia Emas.
(*Red)
Tag:
#Indonesia Emas 2045
#Berita Singkawang
#pendidikan karakter
#Gebyar Hardiknas 2026 di Singkawang
#Lomba Siswa
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.