faktakalbar

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Mukti Plantation berupaya memberdayakan dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Penulis: Redaksi Friday, 08 August 2025 📖 1 menit
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Mukti Plantation berupaya memberdayakan dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
Faktakalbar.id, SINTANG - Kelompok Tani Tia Tira dari Desa Lalang Baru , Sintang , yang dipimpin oleh Benny Situmorang , dipilih menjadi mitra CSR Mukti Plantation. Kelompok ini dipilih karena dinilai berpengalaman dalam penangkaran ternak babi dan menjadi desa percontohan dalam pengolahan pakan untuk peternakan skala kecil yang terbukti meningkatkan pendapatan keluarga . Atas dasar tersebut , CSR Mukti Plantation menjalin kerja sama sebagai mitra perintis pembudidayaan ternak babi . Program ini diharapkan dapat direplikasi di desa-desa lain di sekitar area kebun Mukti Plantation di Melawi. Sebagai tahap awal , telah dilakukan serah terima bantuan empat ekor bibit ternak babi jenis Bajong kepada ketua kelompok tani . Bantuan tersebut merupakan gabungan dari dua ekor bibit dari PT Adau Agro Kalbar (AAK) dan dua ekor dari PT Agrolestari Kencana Makmur (AKM). Baca Juga:   Sakit Hati Upah Tak Dibayar, Mantan Karyawan Nekat Curi dan Cincang Ekskavator di Sintang Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pihak Mukti Group dengan Kelompok Tani Tia Tira . Nota tersebut ditandatangani oleh GM CSR Mukti Group, Iskandar Irwan Hukom , dan Ketua Kelompok Tani Tia Tira , Benny Situmorang . "Kami menyambut baik bantuan 4 ternak ini dalam upaya bersama untuk dijadikan pilot project bagi desa desa yang lain di wilayah kerja Mukti Plantion Area Melawi, ini langkah awal untuk selanjutnya mengajak kepada kelompok tani di pedesaan supaya belajar bagaimana beternak dengan baik untuk tujuan makro menambah pendapatan saudara saudara kita dipedesaan ," ungkap Benny Situmorang . Ia berharap agar usaha tani ini dapat terus berjalan dan benar-benar mampu menopang kehidupan masyarakat desa di masa mendatang . (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK