faktakalbar

Cuaca Ekstrem, Angin Kencang di Demak Rusak Puluhan Rumah Warga Karangawen

Penulis: Redaksi Monday, 13 April 2026 📖 2 menit
Cuaca Ekstrem, Angin Kencang di Demak Rusak Puluhan Rumah Warga Karangawen
Faktakalbar.id, DEMAK – Bencana hidrometeorologi berupa hujan deras yang disertai angin kencang di Demak melanda wilayah Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah. Peristiwa cuaca ekstrem yang terjadi pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB ini menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan struktural. Baca Juga:  Kepala BNPB Sebut Penyaluran Bantuan Stimulan Rumah Rusak di Aceh dan Sumatra Capai Rp537,22 Miliar Berdasarkan laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, hempasan angin yang cukup presisi di wilayah permukiman tersebut merusak total 34 unit tempat tinggal. Rincian kerusakan mencakup 31 unit rumah mengalami rusak ringan, sementara 3 unit rumah lainnya dikategorikan rusak sedang. Pihak otoritas melaporkan bahwa kerusakan bangunan milik warga mayoritas terjadi pada bagian atap yang terlepas atau beterbangan terbawa pusaran angin. Merespons kejadian bencana angin kencang di Demak ini, tim reaksi cepat BPBD segera diterjunkan untuk melakukan asesmen dan pendataan langsung ke lokasi kejadian. Langkah penanganan di lapangan ini dikoordinasikan secara intensif bersama jajaran pemerintah kecamatan yang didampingi langsung oleh perangkat pemerintah desa setempat. Guna mempercepat proses pemulihan lingkungan, tim gabungan yang terdiri dari unsur aparat dan masyarakat langsung menggelar kerja bakti massal. Mereka membersihkan ranting-ranting pohon yang tumbang menutup akses, serta mengevakuasi material atap seng dan genting yang berserakan di sekitar permukiman warga. Peristiwa di Demak ini sejalan dengan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mengonfirmasi bahwa fenomena angin kencang mendominasi laporan kebencanaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa pada periode pemantauan akhir pekan ini. Baca Juga:  Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Subang, BPBD Lakukan Penanganan Darurat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa tren cuaca ekstrem ini belum sepenuhnya usai. Pada rentang waktu 13 hingga 16 April 2026, Pulau Jawa, khususnya wilayah Jawa Tengah, berpotensi mengalami peningkatan intensitas hujan lebat. Menghadapi prakiraan tersebut, BNPB mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat luas. Warga diminta secara proaktif menghindari lokasi berteduh yang rawan, seperti di bawah pohon rindang atau papan reklame berukuran besar. Selain itu, pemerintah kabupaten/kota didorong untuk memperkuat sistem peringatan dini di tingkat desa dan memastikan logistik bantuan darurat siap didistribusikan jika cuaca buruk kembali memicu kerusakan yang lebih fatal. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK