Di Tengah Karhutla Sekadau, Warga Diingatkan Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar
Faktakalbar.id - Masyarakat di Kabupaten Sekadau diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar di tengah kondisi karhutla yang berdampak terhadap kualitas udara.
Faktakalbar.id - Masyarakat di Kabupaten Sekadau diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar di tengah kondisi karhutla yang berdampak terhadap kualitas udara.
Imbauan tersebut disampaikan Kapolres Sekadau Andhika Wiratama saat kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi warga di Terminal Lawang Kuari, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Sabtu (19/9/2026).
Andhika mengatakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan perlu dilakukan bersama masyarakat untuk mengurangi risiko munculnya titik api.
“Yang paling utama lagi, kami pesankan kepada masyarakat, mari sama-sama kita mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar,” kata Andhika.
Imbauan tersebut disampaikan bersamaan dengan pelayanan kesehatan bagi warga yang terdampak penurunan kualitas udara akibat karhutla.
Sebanyak 100 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB.
Pelayanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan, konsultasi dengan tenaga medis dan pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan.
Kondisi kualitas udara menjadi perhatian karena aktivitas masyarakat di luar rumah dapat meningkatkan paparan asap.
Warga juga diminta menggunakan masker apabila harus melakukan aktivitas di luar rumah.
“Pelayanan yang kami berikan di antaranya pemeriksaan kesehatan, kemudian konsultasi dengan tenaga medis dan juga pengobatan gratis. Dalam situasi seperti ini, sebisa mungkin kita mengurangi kegiatan di luar rumah ataupun menggunakan masker,” ujarnya.
Dokter UPTD Puskesmas Sekadau Imanuel Eko Kristian juga meminta masyarakat menjaga kesehatan selama kondisi udara belum membaik.
“Dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, kami mengimbau setiap warga untuk tetap menjaga kesehatan, membatasi aktivitas di luar dan menggunakan masker jika diperlukan untuk bepergian atau melakukan aktivitas di luar,” kata Imanuel.
Pencegahan karhutla menjadi bagian penting dalam mengurangi dampak asap terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut melibatkan Polres Sekadau, Bhayangkari Cabang Sekadau dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau.
Tenaga kesehatan dari Polres Sekadau dan Puskesmas Sekadau turut memberikan pelayanan kepada warga yang datang.
Kepala Desa Sungai Ringin Sulisnan menyampaikan apresiasi atas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Sungai Ringin mengucapkan terima kasih kepada Polres Sekadau yang telah melaksanakan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat. Mudah-mudahan masyarakat Desa Sungai Ringin selalu diberikan kesehatan,” katanya.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.