faktakalbar

Diduga Akibat Sisa Bara Api, Rumah di Meliau Ludes Dilalap si Jago Merah

Penulis: Redaksi Saturday, 24 May 2025 📖 2 menit
Diduga Akibat Sisa Bara Api, Rumah di Meliau Ludes Dilalap si Jago Merah
Faktakalbar.id, SANGGAU - Kebakaran hebat terjadi di Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, pada Kamis malam, (22/5/2025). Sebuah rumah milik Ujianto (63), warga Dusun Sungai Ronggas, Desa Beginjan, Kecamatan Tayan Hilir, ludes terbakar. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB dan mengagetkan warga setempat. Rumah yang sebagian besar berbahan kayu itu terbakar habis hanya dalam hitungan menit. Kapolsek Meliau, AKP Supariyanto, menjelaskan bahwa api diduga berasal dari sisa bara api pengasapan ikan yang dilakukan oleh pemilik rumah pada pagi hari. “Api diduga berasal dari bara api yang belum padam sempurna. Tertiup angin, bara itu menyulut kebakaran pada bangunan kayu,” ujar Kapolsek. Baca Juga: Kebakaran di Toba, Rumah Warga Ludes saat Ditinggal Hadiri Acara Tetangga Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Frengki (29), yang curiga setelah mendengar suara gaduh dan melihat listrik di sekitarnya padam. Ia segera keluar rumah dan mendapati api sudah membesar. Frengki bersama warga lain, termasuk Awin (39), berusaha memadamkan api menggunakan ember. Tak lama kemudian, keluarga korban datang membawa mesin pompa air (Robin) untuk membantu proses pemadaman. Api baru bisa dikendalikan sekitar pukul 21.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, seluruh isi rumah tidak bisa diselamatkan. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Ujianto menjelaskan bahwa ia mulai mengasap ikan sekitar pukul 07.00 WIB. Siang harinya, ia pulang karena merasa tidak enak badan dan tertidur. Saat terbangun di malam hari, api sudah menjalar ke bagian dalam rumah. [caption id="attachment_33624" align="aligncenter" width="548"] Sisa-sisa bangunan rumah yang hangus terbakar usai kebakaran hebat di Meliau, Kabupaten Sanggau. Foto: HO/Faktakalbar.id[/caption] “Faktor lokasi rumah yang berada di tepi Sungai Kapuas serta tiupan angin malam turut mempercepat rambatan api,” tambah Kapolsek. Ia juga mengingatkan bahwa sebagian besar rumah di daerah tersebut berbahan kayu, sehingga sangat rentan terbakar. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan atas kerugian serta memastikan tidak ada potensi kebakaran lanjutan. “Kami akan meningkatkan patroli dan memberikan sosialisasi kepada warga agar lebih berhati-hati dalam penggunaan api, terutama di lingkungan rumah yang mudah terbakar,” jelas AKP Supariyanto. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di pedesaan, untuk selalu waspada terhadap sisa bara api. Kecerobohan kecil dapat berakibat fatal jika tidak diantisipasi sejak awal. Baca Juga: Kebakaran di Ponpes Al Hazza’ Sekayam, Santri Selamat Berkat Tindakan Cepat Warga

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK